Stan Kuliner Ramaikan Semen Padang Vs PSIS di Bekasi, Polisi Kawal Pengamanan

4 hours ago 2

Bekasi -

Semen Padang FC bertemu melawan PSIS Semarang di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi. Polres Metro Bekasi Kota menyiapkan ratusan personel untuk mengamankan jalannya pertandingan tersebut.

Sebanyak 500 personel gabungan disiagakan di dalam dan luar area stadion untuk mendukung kelancaran pertandingan. Kekuatan pengamanan tersebut terdiri atas unsur Polri, TNI, Pemerintah Kota Bekasi, serta petugas pengamanan internal atau steward.

Pertandingan berlangsung Minggu (20/9/2026) malam ini dimeriahkan atraksi juggling dan penampilan musik. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Sport Tourism by Football Lover menjelang pertandingan Semen Padang FC melawan PSIS Semarang pada ajang Pegadaian Championship (Liga 2).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi Polres Metro Bekasi Kota, Ikatan Keluarga Minang (IKM), Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bekasi, serta Dinas Pariwisata Kota Bekasi. Konsep yang dihadirkan memadukan atmosfer pertandingan dengan wisata kuliner Nusantara, pertunjukan kreatif, dan promosi produk UMKM melalui 30 stan yang tersedia bagi pengunjung.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan, pola pengamanan disusun dengan mengedepankan pelayanan dan keselamatan seluruh penonton.

Polres Metro Bekasi Kota menurunkan 500 personel amankan laga Semen Padang FC vs PSIS Semarang, Minggu (20/9/2026).Polres Metro Bekasi Kota menurunkan 500 personel amankan laga Semen Padang FC vs PSIS Semarang, Minggu (20/9/2026). Foto: dok. Istimewa

"Pelayanan kepada suporter tuan rumah dan tim tamu diberikan secara setara dan berimbang. Setiap orang berhak menikmati pertandingan dengan aman dan nyaman selama mematuhi ketentuan yang berlaku," kata Putu Kholis.

Penonton diingatkan tidak membawa benda yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain atau berpotensi memicu insiden. Pemeriksaan dilakukan sesuai dengan regulasi PSSI dan ketentuan penyelenggaraan liga, termasuk terhadap barang-barang yang dilarang memasuki area stadion.

Di luar aspek pengamanan, kawasan pertandingan turut menghadirkan pengalaman yang lebih luas bagi pengunjung. "Keamanan yang baik bukan sekadar menghadirkan ketertiban, melainkan menciptakan ruang agar masyarakat dapat menikmati pertandingan dan pelaku usaha memperoleh manfaat ekonomi. Ketika stadion ramai, perputaran manfaatnya harus ikut dirasakan oleh warga," ujar Putu Kholis.

Kapolres bersama Dandim 0507/Bekasi Kolonel Inf Supri Siswanto turut meninjau sejumlah stan dan menyaksikan atraksi para penampil. Supri menilai dukungan terhadap olahraga merupakan bagian dari investasi sosial. "Pertandingan yang dikelola dengan baik tidak hanya melahirkan kegembiraan, tetapi juga menumbuhkan disiplin, rasa saling menghormati, dan kebanggaan terhadap kota. Nilai-nilai inilah yang perlu kita rawat bersama," ujarnya.

Melalui pendekatan tersebut, kawasan pertandingan berkembang menjadi ruang perjumpaan antara olahraga, budaya, kreativitas, dan kegiatan ekonomi masyarakat. Semangat "Cinta Bola, Cinta Rasa" menegaskan bahwa antusiasme terhadap sepak bola dapat berjalan seiring dengan penguatan UMKM, promosi pariwisata, dan persaudaraan antarsuporter.

(mea/idn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |