Jakarta, CNBC Indonesia - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat adanya indikasi sektor industri Indonesia akan bertumbuh kencang.
Direktur Jendral Pajak Bimo Wijayanto mengatakan, indikasi ini terlihat dari pertumbuhan tinggi setoran pajak sektor industri hingga pajak pertambahan nilai (PPN) impor.
"Saya lihat semuanya bagus dari sisi input PPN impor. Jadi kita berharap dengan adanya input yang bagus, maka produksinya juga bakal bagus di periode triwulan ke-2, triwulan 3, dan 4," kata Bimo di kantornya, dikutip Selasa (14/7/2026).
Hingga akhir Semester I-2026, Ditjen Pajak memang mencatat pertumbuhan tinggi setoran pajak jenis PPN dan PPnBM. Nilainya mencapai Rp 380 triliun, dengan pertumbuhan 42,2% dibanding periode yang sama tahun lalu.
"Di sektor PPN yang tumbuh bagus itu pembelian beberapa bahan baku impor di industri-industri seperti industri tekstil, industri petrokimia, kemudian juga industri yang terkait dengan makan ternak dan sebagainya," ujar Bimo.
Sementara itu, berdasarkan sektor utama penyumbang pajak terbesar, pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor perdagangan mencapai 45,9% secara tahunan atau year on year (yoy) dengan kontribusi terhadap total penerimaan pajak 25,6% pada semester I-2026.
Pertumbuhan tertinggi kedua berasal dari sektor pertambangan sebesar 22,8% dengan kontribusi 9,3%, industri pengolahan 19,9% dengan kontribusi 22,8%, dan jasa perusahaan 14,7% dengan kontribusi 3,2%.
Selanjutnya, sektor pengangkutan dan pergudangan tumbuh 10,7% dengan kontribusi 4,3%, serta konstruksi dan real estat yang tumbuh 9,2% dengan kontribusi 3,7%.
Bimo menegaskan, selain setoran pajak yang bertumbuh, perluasan basis pajak juga terjadi pada tahun ini dengan penambahan sekitar 140 ribu wajib pajak.
"Jadi ekstensifikasi ini tidak hanya basis yang pure baru, tetapi juga basis lama yang dormant. Itu kita nudging kembali dengan data yang ada. Yang inaktif juga kita nudging kembali untuk bisa masuk ke dalam sistem perpajakan kami," tuturnya.
(arj/arj)
Addsource on Google


















































