Tampang Pembunuh Anak Politikus PKS di Rumah Mewah Cilegon

4 hours ago 1

Cilegon -

Terduga pembunuhan anak politikus PKS, Maman Suherman, telah ditangkap polisi. Polisi menunjukkan sosok pembunuh tersebut.

Dalam foto yang diterima detikcom, terduga pembunuh tersebut ialah seorang pria dewasa. Pelaku telah dibawa ke kantor polisi untuk diproses hukum lebih lanjut.

Pelaku tersebut terlihat mengenakan kaus dan celana panjang berwarna hitam. Kedua tangan pelaku diikat menggunakan tali kabel plastik (cable ties).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam foto lain, terlihat terduga pelaku ada di atas mobil polisi dengan kawalan Brimob. Diduga momen ini terjadi saat pelaku baru ditangkap.

Polisi belum mengungkapkan detail kronologi hingga hasil pemeriksaan. Kasus ini akan dijelaskan lebih lanjut oleh Kapolda Banten Irjen Hengki.

"Alhamdulillah. Nanti nunggu press con (konferensi pers) dari Kapolda ya," kata Direktur Kriminal Umum Polda Banten, Kombes Dian Setyawan saat dikonfirmasi, Jumat (2/1/2026).

Pelaku pembunuhan anak politikus PKS di Cilegon ditangkapPelaku pembunuhan anak politikus PKS di Cilegon ditangkap (Foto: dok. Istimewa)

Belum diketahui identitas pelaku dan motif pembunuhan tersebut. Polisi masih melakukan rangkaian penyelidikan terkait kasus yang terjadi di rumah Maman Suherman di BBS 3, Cilegon.

Diketahui, anak politikus PKS Cilegon Maman Suherman tewas dibunuh di rumah mewahnya di perumahan BBS 3, Cilegon pada 16 Desember 2025. Bocah 9 tahun itu tewas bersimbah darah di lantai satu rumah mewah tersebut.

Korban tewas dengan 19 luka di tubuhnya. Luka itu berasal dari senjata tajam dan benda tumpul. Polisi sempat kesulitan mengungkap kasus ini karena terkendala beberapa hal di antaranya CCTV mati sejak 2023 dan tak ada sekuriti di rumah tersebut.

Penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap saksi-saksi mulai dari keluarga korban hingga tetangga. Terakhir, polisi memeriksa 18 saksi terkait kasus pembunuhan tersebut.

Tonton juga video "Pelaku Kedua Pembunuh Mahasiswi UMM Ditangkap"

(jbr/idh)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |