Jakarta, CNBC Indonesia - Konser tur dunia "ARIRANG BTS di Korea Selatan bukan hanya soal musik, tapi juga memicu lonjakan belanja besar dari penggemar internasional. Dalam periode konser di Goyang, total transaksi fans asing tercatat menembus 55,5 miliar won atau sekitar US$37,6 juta (setara Rp600 miliar).
Melansir Korea Times, Jumat (17/4/2026), data dari Hana Card menunjukkan sekitar 30.000 pengunjung luar negeri melakukan transaksi selama rangkaian konser di Goyang Stadium. Angka ini dihitung secara konservatif dan berpotensi jauh lebih besar.
Jika jumlah pengunjung mencapai 40.000 orang, total belanja diperkirakan naik menjadi 74 miliar won. Sementara dengan 50.000 pengunjung, angkanya bisa menyentuh 92,6 miliar won atau mendekati 100 miliar won.
Dari sisi perilaku, ARMY (sebutan untuk fans BTS) rata-rata membeli 2,1 tiket per orang. Ini mencerminkan tren penonton yang datang berulang atau membeli tiket dalam jumlah lebih dari satu, baik untuk diri sendiri maupun kelompok.
Secara demografi, penggemar asal Jepang mendominasi dengan porsi 32%, disusul Taiwan (12%), Filipina (7%), Hong Kong (5%), dan Amerika Serikat (5%). Secara keseluruhan, lebih dari 75% pengunjung berasal dari Asia.
Lonjakan aktivitas ekonomi terlihat jelas di sekitar lokasi konser. Dalam periode 6-12 April, transaksi kartu asing di area Goyang Stadium melonjak 807% dibandingkan pekan sebelumnya. Nilai total belanja juga naik 231%.
Jumlah kartu yang digunakan bahkan melonjak hingga 1.252%. Kenaikan terbesar terjadi di toko serba ada (naik 1.069%) dan kafe (1.109%). Sementara itu, pengeluaran di restoran meningkat 600% dan belanja ritel naik 629%.
Hana Card menilai pola ini menunjukkan bagaimana lonjakan konsumsi dalam waktu singkat di sekitar venue konser bisa langsung menggerakkan ekonomi lokal, terutama usaha kecil dan ritel di sekitar lokasi.
Pola belanja fans konser juga berbeda dari turis biasa. Pengeluaran per orang untuk penginapan mencapai 480.000 won dan tiket pesawat 616.000 won, lebih tinggi dari rata-rata wisatawan. Sebaliknya, belanja ritel justru lebih rendah di angka 314.000 won.
Namun, pengeluaran di minimarket dan kafe justru lebih tinggi, menandakan konsumsi yang terpusat di sekitar area konser. Hana Card menyimpulkan, konser K-pop skala besar seperti yang digelar BTS mampu menciptakan dampak ekonomi signifikan dalam waktu singkat, jauh melampaui penjualan tiket, sekaligus menarik arus devisa dari luar negeri ke Korea Selatan.
(miq/miq)
Addsource on Google


















































