Jakarta -
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, resmi melepas Tim Safari Ramadan yang dikomandoi oleh Waketum NasDem Saan Mustopa. Paloh mengatakan acara ini sekaligus dalam rangka konsolidasi untuk memperkuat silaturahmi.
"Yang dimaksudkan adalah sekaligus untuk melakukan konsolidasi organisasi di bulan suci ini, memperkuat silaturahmi, sekaligus juga menguatkan rasa keimanan dan takwa kita ke hadirat Sang Maha Kuasa, Tuhan Yang Maha Esa dengan membawa misi yang sama yaitu saling membesarkan hati pada bulan suci Ramadan ini," kata Surya Paloh di NasDem Tower, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (21/2/2026).
"Untuk kita bersama-sama bisa memasuki bulan suci ini, menjalankan ibadah kita dengan rasa tawakal, berserah diri, tetapi tetap menjaga spirit dan optimisme yang kokoh kuat pada diri kita yang ini akhirnya akan memberikan sebuah energi yang positif untuk terus ikut serta membangun bangsa dan negara yang kita cintai ini," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paloh mengatakan kota pertama yang akan dikunjungi Tim Safari Ramadan ialah Kota Bekasi. Dia mengatakan tim akan melakukan kunjungan kurang lebih hampir 16 sampai 20 hari.
"Maka dengan resmi saya nyatakan Tim Safari Ramadan pada hari ini saya nyatakan bergerak atau dilepas," ujarnya.
Paloh mengatakan tim akan melakukan safari di Pulau Jawa dan Madura. Dia menuturkan safari juga dilakukan untuk bertemu langsung dengan tokoh masyarakat.
"Ya pastilah menyapa masyarakat, bertemu dengan para tokoh-tokoh masyarakat, bertukar pikiran, membangun optimisme. Bagus juga. Saya pikir niatnya baik ya," ujarnya.
Paloh mengatakan kenaikan harga pangan juga menjadi concern Tim Safari Ramadan. Dia melepas langsung keberangkatan tim tersebut.
"Pasti ya, itu concern kita bersama. Kita kan tetap mengharapkan kemudahan demi kemudahan harus tetap dimiliki oleh kalangan masyarakat," ujarnya.
Lebih lanjut, Paloh membantah safari ini dilakukan untuk memperkuat internal karena perpindahan anggota ke partai lain. Dia menyebut setiap orang mungkin mengalami kejenuhan dan membutuhkan penyegaran.
"Ah nggak ada masalah itu. Itu masalahnya kan mungkin aja udah jenuh dia. Orang kan perlu penyegaran. Tapi yang paling penting bagaimana kita tetap harus bisa memberikan kontribusi kita yang berarti ya. Ya kita harus ada memberikan azas manfaat atas kehadiran kita. Baik secara individu, kelompok, ataupun institusi seperti institusi partai politik ini," ujarnya.
(mib/lir)


















































