'Sultan' Kemnaker Pinjam Rekening Adik Ipar, Ditutup Saat Saldo Rp 20 Ribu

3 hours ago 3
Jakarta -

Jaksa KPK mengungkap 'sultan' Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Irvian Bobby Mahendro, sempat meminjam rekening adik iparnya bernama Nova Alisa Putri untuk bertransaksi. Rekening itu lalu diminta untuk ditutup oleh istri Bobby saat saldonya tersisa Rp 20 ribu.

Nova Alisa dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus pemerasan sertifikasi K3 Kemnaker hari ini. Jaksa awalnya bertanya terkait penarikan uang Rp 4,4 miliar di rekeningnya hingga rekening tersebut ditutup.

"Ini terkait dengan penutupan rekening ini. Ini sampai bawah sudah habis rekeningnya nih," kata jaksa di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (9/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya, penutupan rekening saya cuman ambil puluhan (juta) sih, Pak, nggak sampai miliar," jawab Nova.

Jaksa mencecar Nova alasan rekening yang sempat dipakai Irvian itu ditutup. Nova mengaku penutupan rekening itu atas perintah istri Irvian.

"Perintah dari Bu Fitri (istri Irvian) karena sudah tidak lagi dipakai rekening saya," kata Nova.

Jaksa bertanya sisa saldo di rekening Nova sebelum ditutup. Nova mengatakan saldo di rekeningnya itu tinggal Rp 20 ribu.

"Setahu Saudara, saat itu ada saldonya tidak rekening Saudara itu?" tanya jaksa.

"Waktu itu saldonya tinggal Rp 20 ribu, Pak," jawab Nova.

"Dari mana Saudara tahu tinggal Rp 20 ribu," tanya jaksa.

"Jadi sebelum saya nutup itu, saya mengecek dulu saldonya, lalu saya tutup," ucap Nova.

Irvian Bobby merupakan salah satu terdakwa dalam kasus korupsi sertifikasi K3. Dia disebut sebagai koordinator Asus tersebut dan dikenal dengan sebutan 'sultan' Kemnaker.

Sebutan 'sultan' terhadap Irvian itu diungkap oleh Ketua KPK Setyo Budiyanto. Setyo menyebut Wamenaker Immanuel Ebenezer yang memanggil Irvian dengan istilah 'sultan' karena banyak duit.

Total ada 11 terdakwa dalam kasus ini. Berikut identitasnya:,

1. Eks Wamemaker Immanuel Ebenezer atau Noel
2. Fahrurozi, Dirjen Binwasnaker dan K3 pada Maret 2025
3. Hery Sutanto selaku Direktur Bina Kelembagaan tahun 2021 sampai Februari 2025
4. Subhan selaku Subkoordinator Keselamatan Kerja Dit Bina K3 tahun 2020-2025
5. Gerry Aditya Herwanto Putra selaku Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja tahun 2022
6. Irvian Bobby Mahendro selaku Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 tahun 2022-2025
7. Sekarsari Kartika Putri selaku Subkoordinator Bidang Pengembangan Kelembagaan K3 pada Ditjen Binwasnaker dan K3
8. Anitasari Kusumawati selaku Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja tahun 2020
9. Supriadi selaku Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Muda selaku Subkoordinator Bidang Pemberdayaan Personel K3 pada Ditjen Binwasnaker dan K3
10. Miki Mahfud selaku pihak PT KEM Indonesia
11. Temurila selaku pihak PT KEM Indonesia.

(ygs/haf)


Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |