Sekjen Partai Golkar M Sarmuji meminta kader Partai Golkar yang terpilih menjadi anggota legislatif tidak mengganti nomor handphone (HP). Sarmuji mengatakan pihaknya sering mendengar keluhan dari warga yang menyebut anggota legislatif tersebut berganti nomor HP setelah terpilih.
Hal tersebut diungkap Sarmuji saat ditemui wartawan pada acara Training of Trainers Akademi Partai Golkar di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Senin (3/8/2026). Sarmuji awalnya meminta agar anggota legislatif memelihara akar rumput masing-masing.
"Untuk anggota DPR RI, wajib hukumnya memelihara akar rumput. Wajib hukumnya memelihara konstituennya. Karena bagaimanapun partai ini bisa besar kalau akar rumputnya, konstituennya bisa dipelihara, khususnya pada anggota DPR RI atau DPRD di daerah pemilihannya masing-masing," kata Sarmuji.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu, Sarmuji meminta anggota legislatif yang terpilih tidak mengganti nomor HP mereka. Sarmuji tidak ingin lagi mendengar keluhan warga soal legislator yang mengganti nomor HP.
"Kita nggak kepingin ada ungkapan dari rakyat yang sering kita dengar: kalau lagi mau mencalonkan diri, anggota DPR RI atau DPRD bagi-bagi nomor HP. 'Wah ini nomor HP, kalau ada masalah tolong dihubungi'. Begitu nggak jadi, begitu jadi anggota DPR RI atau DPRD, nomor HP-nya ganti, supaya nggak bisa dihubungi. Kita nggak kepingin kader Partai Golkar seperti itu," katanya.
Sarmuji meminta agar para anggota legislatif dari Partai Golkar bisa terus dihubungi masyarakat. Dengan begitu, diharapkan para anggota legislatif dari Partai Golkar dapat mendengar aspirasi masyarakat.
"Kita ingin sampai kapan pun anggota DPR RI atau DPRD kabupaten/kota, provinsi, harus tetap menjaga konstituennya, setiap saat bisa dihubungi, setiap saat bisa mendengarkan aspirasi dari masyarakat yang diwakilinya," jelasnya.
Sarmuji juga meminta agar kader Partai Golkar untuk aktif bermasyarakat di lingkungan masing-masing. Sarmuji meminta agar para kader untuk dapat memberikan manfaat dan pengaruh bagi masyarakat sekitar.
"Kita minta kepada seluruh kader Partai Golkar untuk bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya di lingkungan terdekatnya, di RT-nya, di RW-nya. Jadi kalau ada kader Golkar yang tidak punya manfaat di RT dan RW-nya, itu perlu kita panggil untuk segera kita upgrade. Karena keberadaan Partai Golkar di wilayahnya masing-masing, di tempatnya masing-masing, di sekitar tinggalnya masing-masing, dia harus memiliki pengaruh, memiliki peran, dan memiliki manfaat untuk masyarakat sekitarnya," imbuhnya.
(rfs/rfs)

















































