Sampah di TPS Liar Jaktim Lokasi Petugas Damkar Meninggal Mulai Diangkut

7 hours ago 3

Jakarta -

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta mulai mengangkut sampah di tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Kampung Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim) usai kebakaran berujung petugas pemadam kebakaran meninggal. TPS liar ini rencananya akan ditutup.

"Kemarin itu fokus pemadaman, hari ini sudah mulai pengangkutan sampahnya," kata Humas DLH Pemprov DKI Jakarta, Yogi Ikhwan saat dihubungi, Senin (3/8/2026).

Yogi mengatakan, pengangkutan sampah tersebut ditargetkan akan rampung pada pekan ini. Dia mengatakan proses pengangkutan akan memakan waktu 4-5 hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau kemarin kan fokus ke pemadaman jadi kita pinggir-pinggirnya aja yang udah padam yang bisa kita diangkut, tapi setelah padam kita gempur habis-habisan. Jadi sekitar 4-5 hari ke depan beres semua, InsyaAllah," ujarnya.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi, mengatakan lahan tersebut kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah secara ilegal, sehingga terjadi penumpukan sampah di area tersebut. Sampah di lokasi tersebut akan diangkut.

"Sejalan dengan penanganan pascakebakaran, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pengangkutan sampah secara bertahap," kata Marulina Dewi dalam keterangan, dikutip Senin (3/8/2026).

Pada tahap pertama, DLH DKI Jakarta akan mengangkut sampah di area yang aman dan tidak terdampak kebakaran. Tahap selanjutnya, pengangkutan akan dilanjutkan di area bekas kebakaran setelah dinyatakan aman oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta.

Mencegah pembuangan sampah liar berulang, Pemprov DKI Jakarta akan memperketat pengawasan selama pengangkutan sampah dilakukan. Pihak yang membuang sampah ke TPS liar tersebut juga akan dihukum.

Sebagaimana diketahui TPS liar itu terbakar pada Sabtu (1/8) sekitar pukul 07.02 WIB. Seorang petugas damkar bernama Andriyono meninggal dunia dalam kebakaran tersebut setelah mengeluhkan sakit saat bertugas. Andriyono diketahui merupakan Kepala Regu Kelompok Cepu Sektor Cipayung.

(mib/wnv)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |