Satgas Pemulihan Bencana Sumatera Dibentuk, Komisi VIII DPR: Lebih Terkoordinasi

1 day ago 4

Jakarta -

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko menyambut baik pembentukan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera. Ia berharap Satgas tersebut dapat mengkoordinasi seluruh proses pemulihan kembali di Aceh, Sumatera Barat hingga Sumatera Utara.

"Kita mendukung apalagi ketua di bawah Pak Menko. Jadi lebih bisa fokus dan terkoordinasi," kata Singgih kepada wartawan, Rabu (7/1/2025).

Singgih lantas menyoroti hilangnya 22 desa akibat bencana banjir bandang. Ia mengingatkan pembangunan desa di sana semestinya dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya harus dibangun lagi, tapi usul kita harus dipindah. Jangan aliran sungai, dana harus dari pusat," ucap Singgih.

"Dana dana rehabilitasi, rekonstruksi dari BNPB. Dana sumber dari kemenkeu DSP (Direktorat Sistem Penganggaran)," sambungnya.

Diketahui, Prabowo menunjuk Mendagri Tito Karnavian sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera. Wakilnya yakni Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, sementara Menko PMK Pratikno menjadi Dewan Pengarah.

"Beliau menunjuk Bapak Tito Karnavian Mendagri sebagai ketua satgas yang didampingi wakil ketua satgas Bapak Richard Tampubolon kemudian dibantu dewan pengarah yang akan diketuai Menko PMK," kata Mensesneg Prasetyo Hadi kepada wartawan di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1).

Prasetyo menjelaskan alasan Tito ditunjuk sebagai ketua karena kapasitasnya sebagai Mendagri yang mengelola unsur kewilayahan. Sehingga diharapkan, bisa mengkoordinasikan dengan pihak-pihak terkait.

"Jadi pertimbangannya karena bencana kali ini yang terdampak di 3 provinsi yang cukup luas dan dalam kapasitas beliau sebagai menteri dalam negeri, Bapak Presiden memiliki pertimbangan dan meyakini bahwa di bawah mendagri dapat dikoordinasikan lebih baik," ujarnya.

(dwr/eva)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |