Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Bogor Bangun 8 Unit Rumah ASRI Tahap II

2 hours ago 1

Bogor -

Polres Bogor Polda Jawa Barat secara masif terus menjalankan program kemanusiaan berskala besar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Sebanyak 8 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dirombak total secara serentak melalui program unggulan 'Rumah ASRI' (Aman, Sehat, Rapi, Indah) yang tersebar di berbagai penjuru wilayah hukum Polsek jajaran.

Langkah nyata ini merupakan kelanjutan dari komitmen bakti sosial jangka panjang dari institusi kepolisian. Sebelumnya pada pelaksanaan tahap I, Polres Bogor sukses merampungkan pembangunan 13 unit rumah. Seluruhnya telah diserahterimakan dan ditempati oleh para penerima manfaat.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, keberhasilan fase pertama tersebut menjadi pemacu semangat untuk memberikan kado pengabdian terbaik demi meningkatkan taraf hidup masyarakat Kabupaten Bogor di usia Polri yang kini resmi menginjak ke-80 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

AKBP Wikha menjelaskan, hal yang istimewa dari program 'Rumah ASRI' ini adalah seluruh sumber pendanaan pembangunan tidak menggunakan anggaran dinas, melainkan murni lahir dari swadaya internal melalui Program Polisi Baik.

"Program ini merupakan gerakan kemanusiaan berbasis empati, di mana seluruh anggota Polres Bogor secara sukarela melakukan sistem patungan menyisihkan sebagian rezeki mereka untuk dikumpulkan menjadi modal utama membedah rumah warga prasejahtera," kata AKBP Wikha kepada wartawan, Kamis (18/6/2026).

"Melalui skema pendanaan mandiri ini, jajaran Polres Bogor ingin membuktikan bahwa rasa kepedulian sosial dan ikatan batin terhadap kesulitan hidup masyarakat telah mendarah daging di dalam jiwa setiap personel kepolisian di wilayah Kabupaten Bogor," sambungnya.

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Bogor Bangun 8 Unit Rumah ASRI Tahap II (Dok istimewa).Foto: Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Bogor Bangun 8 Unit Rumah ASRI Tahap II (Dok istimewa).

AKBP Wikha mengatakan, Polres Bogor memandang bahwa pemenuhan kebutuhan akan tempat tinggal yang layak merupakan fondasi utama dalam menciptakan ketenteraman masyarakat dan menekan angka kerawanan sosial. Rumah yang tidak layak huni sering kali berkorelasi dengan tingginya kerentanan kesehatan keluarga, rendahnya produktivitas ekonomi, hingga potensi gangguan keamanan di tingkat lingkungan terkecil.

Oleh karena itu, lanjut dia, melalui program ini Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai motor penggerak kesejahteraan sosial yang menyentuh akar rumput, guna memastikan setiap warga memiliki ruang hidup yang aman dan bermartabat untuk tumbuh.

Akselerasi pembangunan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan pada Tahap II ini menyentuh beberapa titik strategis, salah satunya di wilayah Polsek Caringin, Polsek Cibungbulang, dan Polsek Megamendung. Penataan hunian layak di pedesaan ini sengaja dirancang secara simultan agar mampu mendongkrak roda perekonomian dan kualitas kesehatan keluarga prasejahtera secara instan, sehingga masyarakat dapat merasakan dampak langsung dari kehadiran kepolisian di lingkungan mereka.

Penyebaran program yang mencakup lintas wilayah ini juga menjangkau area timur dan barat Kabupaten Bogor, meliputi wilayah Polsek Cileungsi, Polsek Cigudeg, serta Polsek Klapanunggal. Di lokasi-lokasi tersebut, atmosfer gotong royong tampak begitu kental di mana para personel kepolisian melebur sepenuhnya tanpa sekat bersama warga sekitar, tokoh pemuda, serta unsur TNI untuk bahu-membahu menyelesaikan konstruksi dasar bangunan dari pagi hingga sore hari.

Dua titik penting lainnya yang melengkapi sasaran utama program tahap kedua ini berada di wilayah Polsek Gunung Putri dan Polsek Citeureup. Khusus untuk pembangunan di wilayah Citeureup, Polres Bogor memberikan atensi emosional yang mendalam dengan mendedikasikan program renovasi ini sebagai hunian layak bagi keluarga Warakawuri, yakni istri purnawirawan dan anggota Polri yang telah gugur dalam tugas. Langkah ini diambil sebagai bentuk penghormatan luhur institusi agar jasa-jasa para Bhayangkara yang mendahului tetap dihargai dan dirawat oleh generasi penerus.

"Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini harus dijadikan pemacu semangat bagi seluruh jajaran Polsek untuk selalu melahirkan inovasi pelayanan yang menyentuh langsung aspek paling mendasar dari hajat hidup orang banyak," ujar AKBP Wikha.

Pihaknya memastikan bahwa spesifikasi pembangunan di 8 lokasi ini tidak sekadar mengejar aspek keindahan arsitektur fisik semata, melainkan wajib memenuhi standardisasi kelayakan teknik, sanitasi, pencahayaan alami, serta sirkulasi udara yang baik demi mewujudkan lingkungan rumah sehat yang berkelanjutan.

AKBP Wikha menjamin kenyamanan dan kelancaran aktivitas harian para penerima manfaat selama proses pembongkaran dan bedah rumah berlangsung. Jajaran Bhabinkamtibmas di masing-masing wilayah sejak awal telah bergerak proaktif berkoordinasi erat dengan pengurus RT dan RW setempat guna memfasilitasi dan mencarikan tempat tinggal sementara yang layak bagi keluarga penerima bantuan, sehingga aspek sosial dan psikologis masyarakat tetap terjaga dengan baik hingga bangunan 'Rumah ASRI' ini siap diserahterimakan secara resmi.

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Bogor Bangun 8 Unit Rumah ASRI Tahap II (Dok istimewa).Foto: Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Bogor Bangun 8 Unit Rumah ASRI Tahap II (Dok istimewa).

(rdh/hri)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |