Ribut-ribut Dipicu SPG Digoda di Mal Bekasi Dimediasi, Sepakat Damai

3 hours ago 1

Jakarta -

Kasus keributan di sebuah mal di Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar), yang dipicu karyawan brand kentang goreng menggoda sales promotion girl (SPG) brand minuman, dimediasi. Kedua belah pihak sepakat berdamai.

"Petugas keamanan setempat segera melerai dan memfasilitasi mediasi. Kedua pihak selanjutnya sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan serta menuangkan hasil mediasi dalam surat kesepakatan bersama," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Verdika Bagus Prasetya, saat dihubungi, Selasa (8/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolsek Bekasi Utara AKP Tono Listianto menambahkan pelaku pria berinisial AM mengakui perbuatannya. Dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya tersebut.

"Pihak T (brand kentang goreng) berjanji tidak akan menggoda pekerja minuman A. Pihak T berjanji tidak akan melakukan keributan atau perkelahian kembali. Pihak T berjanji, apabila ada karyawan yang melanggar kesepakatan, bersedia dimutasi keluar area SMB," jelasnya.

Kronologi Keributan

Dari video yang beredar, tampak beberapa orang terlibat keributan di lokasi. Mereka tampak melayangkan pukulan satu sama lain hingga menjadi tontonan warga sekitar.

Kapolsek Bekasi Utara AKP Tono Listianto mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (7/9) malam. Total ada 30 orang yang terlihat keributan. Tono menyebut keributan dipicu SPG berinisial AS digoda karyawan kentang goreng pria berinisial AM.

"Perkelahian antara pekerja booth A (minuman) dengan pekerja tenant T (brand kentang goreng) disebabkan karena pihak kesatu (SPG) tidak suka dan merasa tidak nyaman atas tindakan pihak kedua (karyawan kentang goreng) yang selalu menggoda pihak kesatu," kata Tono.

Saat diperiksa, wanita AS mengaku sudah beberapa kali digoda pria AM sejak 2025. Wanita AS juga mengaku mendapati pria AM mengarahkan HP ke arahnya dan diduga mengambil gambar tanpa izin.

Merasa tak nyaman, wanita AS menghubungi F selaku atasannya. Pria F pun mendatangi langsung booth kentang goreng tempat pelaku bekerja dan berkomunikasi dengan atasannya. Persoalan sempat selesai secara kekeluargaan sebelumnya akhirnya kembali memanas.

"Kemudian pada pukul 22.20 WIB, pada saat hendak pulang kerja, terjadi cekcok mulut antara rekan kerja Saksi 1 dengan para pekerja tenant kentang goreng dan berakibat terjadinya keributan (perkelahian adu fisik)," ujarnya.

Lihat juga Video 'Momen Penggerebekan Muncikari-SPG Prostitusi Online di Makassar':

(wnv/lir)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |