Pria di Jember Klaim Bertemu Allah dan Dicium Nabi, Kini Terancam Bui

4 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang pria asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, Abdullah Arrosyi alias Kiai Abdullah, menjadi sorotan setelah video pengakuannya pernah bertemu dengan Allah SWT dan dicium Rasulullah SAW viral di media sosial.

Pria yang diketahui berasal dari Desa Sumberweling, Kecamatan Sumberbaru, tersebut kini dilaporkan warga dan tokoh agama setempat ke Polres Jember atas dugaan penistaan agama. Kepolisian masih mendalami laporan tersebut dan mengumpulkan bukti awal terkait konten yang dipermasalahkan.

"Polres sudah monitor. Yang dilaporkan itu atas nama Abdullah Arrosy, yang dalam media sosialnya beliau mengklaim pernah bertemu langsung secara sadar dengan Allah Subhanahu wa Ta'ala dan Rasulullah," kata Kasi Humas Polres Jember Ipda Firmansyah, dikutip dari CNN Indonesia.

Bermula dari Video Viral 

Kontroversi ini bermula dari video yang diunggah akun TikTok @kyai.padepokan86.

"Saya melihat Allah. Allah mengizinkan saya untuk melihat zat-Nya dan itu bersamaan dengan kanjeng Nabi Besar Muhammad SAW," ujar pria tersebut. 

Konten itu kemudian menyebar luas dan memicu reaksi penolakan dari sejumlah warga serta tokoh agama di lingkungan tempat tinggal Abdullah.

Sebelum laporan dilayangkan ke Polres Jember, warga bersama tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan telah berupaya menyelesaikan persoalan tersebut melalui jalur kekeluargaan. Mediasi atau tabayyun digelar sebanyak dua kali di Mapolsek Sumberbaru. Dalam pertemuan itu, Abdullah diminta menghapus unggahan yang dianggap menimbulkan keresahan. Namun, upaya tersebut tidak menghasilkan kesepakatan karena Abdullah disebut tidak bersedia menghapus konten yang dipersoalkan.

Abdullah Masih Berstatus Terlapor

Hingga Senin (21/9/2026), Abdullah Arrosyi masih berstatus sebagai saksi terlapor dan belum ditetapkan sebagai tersangka.

Kepolisian juga belum memberikan penjelasan lebih jauh mengenai kemungkinan pemeriksaan kondisi kejiwaan yang bersangkutan. Saat ini, fokus penyidik masih pada pengumpulan data dan bukti awal untuk memperjelas perkara tersebut.

"Untuk saat ini penyidik masih belum memutarkan secara detail tahapan-tahapan yang disampaikan atau prosesnya. Akan tetapi, kemarin sempat kami konfirmasi, masih proses penyelidikan, masih mengumpulkan data dan bukti terkait kejadian yang mengaku bertemu dengan Allah dan Rasulullah," pungkasnya.

Dengan demikian, laporan dugaan penistaan agama terhadap Abdullah Arrosyi masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Belum ada penetapan tersangka maupun kesimpulan hukum terkait dugaan pelanggaran yang dilaporkan.

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |