Jakarta, CNBC Indonesia - Penolakan terhadap pembangunan data center kian meluas di berbagai negara bagian Amerika Serikat (AS). Baru-baru ini, masyarakat di Defiance, Ohio, menolak keras pembangunan data center di wilayah mereka, padahal belum ada satu pun data center yang beroperasi atau dibangun di sana.
Berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan oleh Bowling Green State pada 31 Agustus, penolakan tersebut disuarakan oleh sekitar 71% warga Ohio. "Sebagian besar orang merasa menjadi korban bisnis besar," ujar pendiri Citizens for Responsible Development, Becca Rupp, dikutip dari Reuters, Selasa (22/9/2026).
Warga menilai kehadiran data center akan menimbulkan banyak dampak negatif bagi kota mereka, mulai dari alih fungsi lahan pertanian, lonjakan permintaan listrik, hingga tingginya konsumsi air.
Selain itu, mereka juga menyoroti potensi kehilangan pendapatan pajak penjualan hingga lebih dari US$2 miliar. Angka tersebut merupakan dampak dari fasilitas insentif pusat data yang diberikan pada tahun 2024 dan 2025.
Terkait pembebasan pajak ini, Gubernur Ohio Mike DeWine telah mengeluarkan penangguhan untuk permohonan baru. Namun, Reuters mencatat bahwa parlemen negara bagian belum mengambil tindakan sebelum masa reses musim panas dimulai, sehingga keputusan ini masih berada dalam ketidakpastian.
Sarat Muatan Politik
Pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) juga telah menjadi komoditas yang sarat muatan politik. Sebagai contoh, anggota DPR AS dari Partai Demokrat, Marcy Kaptur, menuding lawan politiknya dari Partai Republik, Derek Merrin, mendukung pemberian insentif pajak tersebut.
Sementara itu, Sherrod Brown, yang turut bertarung dalam pemilihan Senat AS di Ohio, mengkritik lawan politiknya karena mempromosikan pengembangan infrastruktur AI serta insentif pajak, yang menjuluki mereka sebagai "sahabat terbaik data center".
Di sisi lain, tim kampanye lawannya, petahana Jon Husted, menolak klaim tersebut. Husted disebut telah mensponsori aturan yang mewajibkan operator data center untuk menanggung sendiri biaya pembangunan pembangkit listrik dan transmisi tambahan.
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]


















































