Jakarta -
Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja seluruh jajarannya dalam percepatan penanganan gempa M 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Prabowo mengungkap alasan dirinya sengaja tidak langsung meninjau lokasi bencana saat awal-awal kejadian.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam rapat koordinasi penanganan bencana gempa NTT yang diikuti sejumlah menteri dan kepala lembaga di Nagekeo, NTT, Rabu (26/8/2026).
"Sampaikan terima kasih saya atas nama pemerintah pusat kepada Saudara-saudara sekalian semuanya yang telah bekerja sangat keras, reaksi cepat," kata Prabowo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prabowo mengungkapkan dirinya tak langsung mengecek lokasi pascagempa M 7,7 agar tak memecah fokus kinerja jajarannya untuk melayani para warga terdampak. Menurutnya, kedatangannya ke lokasi gempa dapat memecah konsentrasi jajaran untuk menyambut dirinya.
"Memang sengaja di awal-awal saya tidak mau datang, karena saya mau beri kesempatan semua instansi untuk melayani rakyat langsung. Karena kadang-kadang kalau terlalu banyak pejabat pusat datang, terpecah konsentrasi. Jadi pejabat daerah harus menjemput dan sebagainya," ujarnya.
Prabowo menekankan hal terpenting bagi pemerintah pusat ialah langsung memenuhi kebutuhan prioritas para warga terdampak. Salah satunya dengan mengerahkan kebutuhan utama para korban.
"Itu kadang-kadang ada kecenderungan, akhirnya bisa menjadi mengalihkan fokus pertama. Tapi kita terus memonitor dan kita yang paling penting dari pusat adalah mengerahkan pelayanan dan bantuan," katanya.
"Itu yang paling penting. Kalau kita datang habis itu hanya lihat bencana tadi tidak bisa mengatasi, tidak bisa kirim bantuan, ya itu akhirnya kurang efektif. Jadi setelah saya dapat laporan saudara-saudara, saya mantau," tambahnya.
Adapun pejabat yang hadir antara lain Mendagri Tito Karnavian, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Mensesneg Prasetyo Hadi, Wakil Panglima TNI Jendral Tandyo Budi Revita, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BNPB Letjen Suharyanto.
Saksikan Live DetikSore:
Simak juga Video: Prabowo Pastikan Penanganan Karhutla Terkendali, Targetkan Selesai 1-2 Minggu
(fca/yld)















































