Potret Terkini Banjir Bandang Nepal, Satu Desa Lenyap-Mayat Ditemukan

4 hours ago 1

Potret terbaru menunjukkan bagaimana tim penyelamat bergegas untuk mencari ratusan orang yang hilang di Nepal-Tibet akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Tim penyelamat bergegas untuk mencari ratusan orang yang hilang di perbatasanNepal-Tibet akibatbanjir bandangdantanah longsoryang menewaskan sedikitnya 160 orang, Kamis (27/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Potret terbaru Reuters, Kamis (27/8/2026) menunjukkan bagaimana tim penyelamat bergegas untuk mencari ratusan orang yang hilang di perbatasan Nepal-Tibet akibat banjir bandang dan tanah longsor. Dalam foto, tim penyelamat membawa jenazah korban setelah banjir dahsyat di Trishuli, Distrik Nuwakot, Nepal. (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Tim penyelamat bergegas untuk mencari ratusan orang yang hilang di perbatasan Nepal-Tibet akibat banjir bandang dan tanah longsor yang menewaskan sedikitnya 160 orang, Kamis (27/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Dilaporkan bagaimana banjir bandang yang datang Rabu, menghanyutkan seluruh desa. Sekitar 1.000 orang hilang di perbatasan Nepal-Tibet setelah banjir bandang dan tanah longsor datang, di mana sedikitnya 165 orang tewas. (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Tim penyelamat bergegas untuk mencari ratusan orang yang hilang di perbatasan Nepal-Tibet akibat banjir bandang dan tanah longsor yang menewaskan sedikitnya 160 orang, Kamis (27/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Potret ini menunjukan bagaimana situasi terkini di Trishuli, Distrik Nuwakot,cNepal. Pemandangan dari drone menunjukkan lumpur sangat tebal menutupi bangunan. (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Petugas kepolisian membawa seorang korban selamat ke tempat yang lebih aman setelah banjir bandang di Trishuli, distrik Nuwakot, Nepal, pada 26 Agustus 2026. (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Petugas kepolisian membawa seorang korban selamat ke tempat yang lebih aman setelah banjir bandang di Trishuli, distrik Nuwakot, Nepal. Belum diketahui identitas korban. (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Seorang penyintas dibawa ke tempat yang lebih aman menggunakan alat berat JCB setelah banjir bandang di Trishuli, distrik Nuwakot, Nepal, pada 26 Agustus 2026. (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Dalam foto lain diperlihatkan bagaimana penyintas tersebut dibawa ke tempat yang lebih aman menggunakan alat berat. Badannya masih dipenuhi lumpur. (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Pemandangan dari udara yang memperlihatkan bangunan-bangunan tertutup lumpur setelah banjir bandang di Trishuli, Distrik Nuwakot, Nepal, pada 26 Agustus 2026. (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Pemandangan dari udara yang memperlihatkan bagaimana seluruh desa kini hancur bak desa mati di distrik Nuwakot, Nepal. Bangunan-bangunan hancur. (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Tim penyelamat bergegas untuk mencari ratusan orang yang hilang di perbatasan Nepal-Tibet akibat banjir bandang dan tanah longsor yang menewaskan sedikitnya 160 orang, Kamis (27/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Dalam foto yang lain, diperlihatkan bagaimana tim penyelamat bergegas untuk mencari ratusan orang yang hilang di perbatasan Nepal-Tibet akibat banjir bandang dan tanah longsor. (REUTERS/Navesh Chitrakar)

Tim penyelamat bergegas untuk mencari ratusan orang yang hilang di perbatasanNepal-Tibet akibatbanjir bandangdantanah longsoryang menewaskan sedikitnya 160 orang, Kamis (27/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar) Dalam foto yang lain diperlihatkan lagi bagaimana korban dibawa dengan tandu oleh tim penyelamat. (REUTERS/Navesh Chitrakar)
Tim penyelamat bergegas untuk mencari ratusan orang yang hilang di perbatasanNepal-Tibet akibatbanjir bandangdantanah longsoryang menewaskan sedikitnya 160 orang, Kamis (27/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar) Diketahui dari 1000 orang yang hilang, setengah di antaranya adalah warga asing yang berwisata ke Nepal-Tibet. (REUTERS/Navesh Chitrakar)
Lumpur menutupi sebuah properti setelah banjir bandang di Trishuli, Distrik Nuwakot, Nepal, pada 26 Agustus 2026. (REUTERS/Navesh Chitrakar) Bencana alam katastropik ini diduga kuat dipicu oleh longsoran es dan bebatuan besar. Nepal sendiri kini menjadi titik rawan bencana iklim seiring dengan meningkatnya suhu bumi. (REUTERS/Navesh Chitrakar)
Lumpur menutupi sebuah properti setelah banjir bandang di Trishuli, Distrik Nuwakot, Nepal, pada 26 Agustus 2026. (REUTERS/Navesh Chitrakar) Banjir bandang dilaporkan membawa aliran lumpur dan material bak tsunami. Air bergerak hampir 170 kilometer (km) menyusuri Bhote Koshi hingga Nepal bagian tengah. (REUTERS/Navesh Chitrakar)
Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |