Potret Sinkhole di Aceh Membesar, Ladang Pertanian Amblas

3 hours ago 2
Pemandangan drone menunjukkan lubang pembuangan besar yang meluas di lahan pertanian di desa Pondok Balik, Kabupaten Aceh Tengah, provinsi Aceh, Indonesia, 14/2/2026. REUTERS/Hidayatullah Tajuddin

Pemandangan drone menunjukkan lubang reruntuhan tanah yang meluas di lahan pertanian di desa Pondok Balik, Kabupaten Aceh Tengah, provinsi Aceh, Indonesia, 14/2/2026. REUTERS/Hidayatullah Tajuddin

Pemandangan drone menunjukkan lubang pembuangan besar yang meluas di lahan pertanian di desa Pondok Balik, Kabupaten Aceh Tengah, provinsi Aceh, Indonesia, 14/2/2026. REUTERS/Hidayatullah Tajuddin

Rekaman drone memperlihatkan tebing-tebing curam yang terbelah dan retakan panjang yang memotong lahan pertanian di kawasan Ketol. Tanah yang dulu ditanami kini tampak terpecah, dengan bagian-bagian ladang yang amblas dan berubah menjadi jurang terbuka.  REUTERS/Hidayatullah Tajuddin

Pemandangan drone menunjukkan lubang pembuangan besar yang meluas di lahan pertanian di desa Pondok Balik, Kabupaten Aceh Tengah, provinsi Aceh, Indonesia, 14/2/2026. REUTERS/Hidayatullah Tajuddin

Lubang runtuhan raksasa kian meluas hingga mencapai sekitar tiga hektar. Menurut Badan Energi dan Sumber Daya Mineral Aceh, pergerakan tanah yang terjadi secara terus-menerus membuat tepian runtuhan semakin rapuh, mengancam ladang serta mata pencaharian para petani di sekitarnya. REUTERS/Hidayatullah Tajuddin

Pemandangan drone menunjukkan lubang pembuangan besar yang meluas di lahan pertanian di desa Pondok Balik, Kabupaten Aceh Tengah, provinsi Aceh, Indonesia, 14/2/2026. REUTERS/Hidayatullah Tajuddin

Penilaian geologis menunjukkan bahwa lapisan batuan tufa dan pasir di bawah permukaan mudah menyerap air tanah, membuat lereng menjadi labil dan rentan runtuh secara tiba-tiba. Struktur tanah yang terbuka di dinding tebing memperlihatkan betapa rapuhnya kondisi tersebut. REUTERS/Hidayatullah Tajuddin

Pemandangan drone menunjukkan lubang pembuangan besar yang meluas di lahan pertanian di desa Pondok Balik, Kabupaten Aceh Tengah, provinsi Aceh, Indonesia, 14/2/2026. REUTERS/Hidayatullah Tajuddin

Bupati Kabupaten Aceh Tengah, Haili Yoga, menyebutkan bahwa perluasan runtuhan meningkat tajam setelah banjir besar yang terjadi pada akhir 2025. Ia menambahkan bahwa data kerugian sektor pertanian telah diajukan ke pemerintah pusat sebagai dasar penanganan lebih lanjut. Para ahli pun mengingatkan bahwa runtuhan ini menunjukkan karakter seperti lubang amblas dan berpotensi terus melebar jika aliran air di kawasan tersebut tidak segera dikendalikan. REUTERS/Hidayatullah Tajuddin

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |