Lava terlihat mengalir keluar dari kawah gunung berapi Kilauea di Hawaii, Amerika Serikat, sejak Minggu. Aktivitas vulkanik tersebut menjadi bagian dari rangkaian letusan yang terus berlangsung di gunung berapi paling aktif di dunia itu. (Tangkapan Layar Video Reuters/UNITED STATES GEOLOGICAL SURVEY (USGS))
Dilansir Reuters, menurut United States Geological Survey (USGS), letusan yang lebih kuat berupa semburan lava berpotensi terjadi pada Senin (1/6/2026). Para ilmuwan terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik untuk mengantisipasi perubahan kondisi di sekitar kawah. (Tangkapan Layar Video Reuters/UNITED STATES GEOLOGICAL SURVEY (USGS))
USGS juga memperingatkan kemungkinan terjadinya hujan abu vulkanik yang dapat mencapai komunitas di sekitar gunung. Meski demikian, hingga saat ini belum terdeteksi aktivitas besar di bagian lain dari gunung berapi tersebut. (Tangkapan Layar Video Reuters/UNITED STATES GEOLOGICAL SURVEY (USGS))
Para peneliti menyebut Kilauea telah mengalami serangkaian letusan berkala sejak 23 Desember 2024. Aktivitas tersebut menunjukkan sistem magmatik di bawah gunung masih sangat aktif. (Tangkapan Layar Video Reuters/UNITED STATES GEOLOGICAL SURVEY (USGS))
Kilauea yang berada di Pulau Hawaii dikenal sebagai salah satu gunung berapi paling aktif di planet ini. Letusannya yang berlangsung berulang kali menjadikan kawasan tersebut sebagai lokasi penting untuk penelitian vulkanologi dan pemantauan bencana alam. (Tangkapan Layar Video Reuters/UNITED STATES GEOLOGICAL SURVEY (USGS))


















































