Polisi Sebut Tak Ada Permintaan Tebusan soal Atlet Jesslyn Diduga Diculik

15 hours ago 1
Jakarta -

Polisi masih mendalami dugaan atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay diculik di sebuah restoran di Jakarta Pusat. Hingga kini, polisi menyebut tidak ada permintaan uang tebusan kepada pihak keluarga.

"Untuk motif sendiri, kita masih belum bisa pastikan. Masih ada beberapa motif yang kami pertimbangkan. Namun, sampai saat ini belum ada informasi terkait permintaan uang tebusan dan sebagaimananya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra kepada wartawan, Selasa (21/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelapor dalam hal ini berinisial NA, yang merupakan rekan korban, mencabut laporan dugaan penculikan. Meski demikian, Roby mengatakan penyelidikan masih berlanjut untuk mengetahui apakah korban benar diculik atau tidak.

"Pada hari Minggu kemarin juga sudah meminta dengan secara tertulis melayangkan pencabutan karena yang bersangkutan merasa bukan keluarga dan tidak melihat langsung," kata dia.

"Namun kami dari Polres Metro Jakarta Pusat, dari Satreskrim dan juga Sat Perlindungan Perempuan dan Anak masih belum menghentikan penyelidikan sampai dengan dapat memastikan keamanan dan keselamatan korban, dan juga memastikan bahwa peristiwa ini bukan merupakan perbuatan pidana," imbuhnya.

Terbang ke Kuala Lumpur

Polisi mengungkap manifes atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay yang diduga menjadi korban penculikan di sebuah restoran di Jakarta Pusat. Berdasarkan data yang ada, Jesslyn terbang menuju Kuala Lumpur sehari setelah dugaan penculikan.

Sebagai informasi, peristiwa dugaan penculikan itu dilaporkan terjadi pada Senin (13/7) malam, sementara Jesslyn pergi ke Kuala Lumpur keesokan harinya. Jesslyn pergi bersama dua orang, salah satunya ayahnya.

"Tanggal 14 yang bersangkutan ada di Semarang meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur berdasarkan manifes yang kami terima bersama dengan dua orang lainnya yang diketahui ada hubungan keluarga dengan J," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra kepada wartawan, Selasa (21/7).

"Sampai saat ini, kami masih mengundang kedua orang tersebut, termasuk ayahnya, untuk memberikan keterangan terkait peristiwa ini kepada petugas Polres Metro Jakarta Pusat," imbuhnya.

Roby mengatakan pihak kepolisian juga sudah melakukan olah TKP. Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ada kamera CCTV di lokasi kejadian.

Tonton juga video "Remaja di Makassar Bikin Skenario Diculik-Minta Tebusan Rp 5 Juta"

(wnv/maa)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |