Polisi Amankan Mahasiswa Unnes Diduga Lecehkan Pelanggan Antar Jemput

3 hours ago 2

Jakarta -

Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang diduga jadi pelaku pelecehan seksual terhadap pelanggan jasa titip (jastip) antar jemput (anjem) telah diamankan. Kini mahasiswa tersebut sudah berada di Polrestabes Semarang.

Hal itu disampaikan Kasatres PPA dan PPO, Kompol Ni Made Sriniti. Ia mengatakan, pelaku telah diamankan pukul 01.30 WIB dini hari tadi usai dikepung massa.

"Terduga pelaku diamankan semalam jam 01.30 WIB. Kita cek kondisi terduga dulu ya apakah ada kekerasan atau tidak. Selanjutnya kita dalami. Ini masih ditahan saat ini. (Sampai kapan?) Kita masih dalam proses penyidikan," kata Sriniti di Mapolrestabes Semarang, dilansir detikJateng, Kamis (18/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelaku inisial M. Usianya sekitar 19 tahun. Asalnya dari luar Kota Semarang," lanjutnya.

Ia mengatakan, masih mendalami motif pelaku mengirim chat bernada cabul kepada mahasiswa lain. Menurutnya, satu korban yang melapor merupakan pelanggan jasa titip (jastip) antar jemput (anjem).

"Dia (pelaku) yang pesan. (Di medsos dia juga diduga melecehkan pelanggan anjem?) Nanti kita dalami lebih lanjut. Ada kalimat yang mengandung pelecehan seksual," terangnya.

"Masih ada satu orang yang melaporkan dan dimungkinkan ada korban-korban lain. Kami masih menunggu dan kami imbau bagi korban-korban yang memang menerima chat atau dugaan pelecehan seksual nonfisik untuk segera melaporkan kasus tersebut," lanjutnya.

Jika terbukti melakukan pelecehan verbal, kata Sriniti, korban akan dijerat menggunakan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) Pasal 5.

"Ancamannya berapa 9 bulan tapi kan kita masih mendalami ada tindak pidana lainnya," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswa Unnes diduga menjadi terduga pelaku pelecehan. Terduga pelaku sempat digeruduk oleh mahasiswa Rabu (17/6) tengah malam.

"Dini hari tadi, massa mengepung pos satpam pelaku pelecehan terhadap seorang driver jasa titip perempuan di kawasan Unnes. Pelaku berinisial MFA yang disebut-sebut mahasiswa jurusan Ilmu Keolahragaan dilaporkan mengirim pesan tidak senonoh kepada korban hingga memicu kemarahan massa," tulis akun @beritasemaranghariini, Kamis (18/6).

Dalam video itu dikatakan, terduga pelaku bersembunyi di pos satpam dan tak berani keluar saat dikepung puluhan mahasiswa. Pelaku pun akhirnya diamankan pihak kepolisian.

Saat dimintai konfirmasi, Kasatres PPA dan PPO Polrestabes Semarang, Kompol Ni Made Sriniti mengatakan massa mengepung pelaku yang ada di pos satpam sekitar pukul 23.00 WIB hingga Kamis (18/6) dini hari.

Baca selengkapnya di sini.

(dwr/eva)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |