Polisi Amankan 65 Orang Diduga Hendak Tunggangi Aksi Hari Ini, 2 Ditahan

5 days ago 14

Jakarta -

Polda Metro Jaya mengamankan 65 orang yang diduga akan menunggangi aksi demonstrasi hari ini. Dua di antaranya telah ditahan oleh kepolisian.

"Ada beberapa upaya dan tindakan preventive strike dan preventive education yang diterapkan oleh Polda Metro Jaya. Dari rangkaian ini, ada 65 orang yang sudah diamankan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Direktorat Siber Polda Metro Jaya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Budi mengatakan 63 orang diamankan oleh jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Sedangkan dua orang lainnya diamankan oleh tim Direktorat Tindak Pidana Siber Polda Metro Jaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan. Polisi masih melakukan pendalaman terhadap 63 orang lainnya yang sudah diamankan.

"Total 65 (diamankan), 63 orang yang diamankan Direktorat Kriminal Umum dan 2 orang Direktorat Siber, yang 2 oleh Direktorat Siber sudah dilakukan penahanan yaitu inisial R dan Z," jelas Budi.

Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menambahkan para pihak yang diamankan ini bukan berasal dari peserta aksi demo hari ini. Mereka diduga pihak yang ingin menunggangi demo untuk berbuat kericuhan.

Iman mengatakan puluhan orang ini mayoritas berasal dari luar daerah. Mereka diamankan di wilayah Jakarta Timur.

"Mereka kami amankan di wilayah Jakarta Timur dan asalnya dari beberapa wilayah ada yang berasal dari Bogor, Bekasi, Depok, Tangerang, Bandung, dan berkumpul dalam satu tempat," ujar Iman.

Menurut Iman, puluhan orang tersebut juga telah diamankan sejak beberapa hari lalu. Rencana penunggangan para pelaku terendus oleh petugas hingga dilakukan penangkapan.

Iman menambahkan, para pelaku telah menyusun rencana penyelundupan di demo hari ini sejak jauh-jauh hari. Pelaku, kata Iman, juga menggalang donasi sebagai modal untuk berbuat rusuh di demo hari ini.

"Bahwa proses ini mereka mempersiapkan cukup lama baik itu dari proses konsolidasinya, proses pembangunan narasi dan pengumpulan donasi kemudian bagaimana mempersiapkan ini semua. Dan sebagaimana tadi dipertanyakan yang ada di hadapan kita (barang bukti) terlihat baru atau baru itu adalah salah satu upaya yang dilakukan mereka untuk mempersiapkan rencana penunggangan terhadap aksi yang terjadi hari ini," tutur Iman.

Seperti diketahui, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) hari ini menggelar unjuk rasa di depan gedung DPR. Salah satu tuntutan mereka ialah pengesahan RUU Perampasan Aset.

Aktivis AMPB Supriyono alias Botok bersama sejumlah rekannya saat ini juga telah diterima oleh DPR. Mereka duduk di balkon ruang rapat paripurna.

Pantauan detikcom di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Botok terlihat menaiki ruang rapat paripurna sekitar pukul 10.05 WIB. Dia terlihat mengenakan kaus dan topi berwarna hitam.

(ygs/imk)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |