Cilegon -
Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten bersama komunitas Pulau Merak Besar Squad membentangkan bendera Merah Putih berukuran raksasa 40 x 25 meter di perairan Selat Sunda, tepatnya di laut Pulau Merak Besar. Aksi ini digelar untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus membangkitkan potensi wisata bahari.
Pengibaran bendera raksasa di laut lepas ini mengusung semangat 'Nusantara Baru, Indonesia Maju' sebagai penegasan bahwa wilayah laut merupakan bagian krusial dari kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Laut merupakan bagian penting dari kedaulatan NKRI, sehingga momentum kemerdekaan ini kami jadikan pijakan untuk menggelorakan semangat kebangsaan dan menjaga kelestarian bahari," kata Komandan Lanal (Danlanal) Banten Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, Pulau Merak Besar memegang peranan strategis karena terletak di perlintasan utama Selat Sunda yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Selain menjadi benteng pertahanan dan keamanan laut, wilayah pesisir ini menyimpan potensi besar sebagai destinasi wisata bahari pendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
"Kegiatan ini dirancang untuk memperlihatkan kepada publik bahwa pulau strategis seperti Pulau Merak Besar dapat tetap terjaga kelestariannya seraya dikembangkan menjadi pusat kegiatan ekonomi dan pariwisata berbasis budaya serta sejarah," ujarnya.
Selain membentangkan bendera raksasa, para peserta dari berbagai komunitas dan wisatawan melepaskan 25 ekor tukik ke habitat aslinya serta menanam 500 fragmen terumbu karang di sekitar perairan pulau. Rangkaian acara juga menyajikan pameran foto sejarah, atraksi seni bela diri tradisional Bandrong, hingga orasi ilmiah kelautan.
Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa pemulihan ekosistem laut melalui transplantasi karang dan pelepasan penyu akan menciptakan daya tarik wisata baru yang berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi warga pesisir.
"Menjaga laut adalah menjaga masa depan, menghidupkan wisata adalah menggerakkan ekonomi, dan merawat Pulau Merak Besar adalah bagian dari menjaga Indonesia," pungkasnya.
(aik/aik)

















































