Operasi di Kampung Bahari: 'Bos Gendut' Ditangkap, Bandar Lain Dibidik

5 hours ago 3
Jakarta -

Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan operasi penggerebekan di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Satu bandar besar telah ditangkap hingga bandar-bandar narkoba lain di wilayah tersebut kini dalam bidikan petugas.

Dirangkum detikcom, Minggu (16/8/2026), operasi itu dilakukan pada Kamis (13/8). Petugas awalnya menangkap pria berinisial MR atau Bos Gendut, yang merupakan salah satu bandar narkoba di Kampung Bahari.

"Awalnya kita tangkap bosnya ini di sekitar Kampung Bahari, kemudian kita bawa ke dalam untuk pengembangan," kata Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Roy Hardy Siahaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas kemudian membawa MR ke Kampung Bahari untuk melakukan pengembangan dan menunjukkan tempat dia dan jaringannya menyimpan narkoba. Saat petugas masuk, para loyalis MR menyerang petugas.

Sejumlah orang melempari petugas dengan mercon. Namun upaya perlawanan itu berakhir sia-sia karena petugas berhasil memukul mundur massa dan menangkap sejumlah loyalis dari MR.

Bos Gendut Buron BNN Sejak 2025

BNN mengungkap sosok MR atau Bos Gendut yang ditangkap dalam operasi di Kampung Bahari merupakan buron yang telah dicari sejak 2025. MR sempat terlibat kasus narkoba pada November 2025 hingga akhirnya menghilang dalam kejaran petugas.

"Salah satu dari gembong narkoba tersebut merupakan buronan terkait dengan kasus narkoba pada tanggal 7 November 2025 atas nama MR atau Bos Gendut," kata Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Roy Hardy Siahaan.

Roy Hardy mengatakan MR merupakan buron kasus kepemilikan sabu 98 kilogram yang diungkap BNN pada November 2025. Dalam operasi di Kampung Bahari, MR ditangkap bersama dua loyalisnya.

Petugas juga berhasil menyita sejumlah barang bukti dalam operasi tersebut. Bukti-bukti itu mulai ganja, senjata api, hingga mobil mewah.

"Barang bukti narkotika jenis ganja atau gorila yang ada di sebelah kiri. Kemudian barang bukti uang, kemudian senjata api, ada samurai, ada beberapa peluru, ada handphone, ada aset-aset lain, termasuk di depan rekan-rekan ada mobil 2," kata Roy Hardy.

Barang bukti tersebut dipamerkan saat konferensi pers. Mobil mewah berupa BMW dan satu unit Vespa turut dipajang. Petugas mengamankan MR di sebuah klinik kecantikan sebelum akhirnya membawanya ke Kampung Bahari.

"Yang satu BMW pada saat kita menangkap MR tadi di beauty kecantikan atau salon kecantikan yang ada di Mangga Besar. Sedangkan yang dua lagi kita amankan berada di sekitar TKP dengan barang bukti yang ada salah satunya adalah Vespa dan mobil," ujarnya.

Sepak Terjang Bos Gendut Pemasok Narkoba Lintas Provinsi

Lalu, siapa sebenarnya sosok MR atau Bos Gendut ini?

BNN mengatakan MR merupakan pemain lama dalam bisnis narkoba. Dia terkenal sebagai sosok pemasok narkoba yang beroperasi lintas provinsi.

"Kalau kita mau bicara jaringan yang MR, ini jaringannya di antarprovinsi," kata Roy Hardy.

Roy mengatakan pihaknya masih memburu pelaku lain dalam jaringan Bos Gendut. Para pelaku yang masih buron ini diduga membawa narkoba dari provinsi lain ke daerah Kampung Bahari.

"Karena ada beberapa pelaku yang membawa barang ke Kampung Bahari berasal dari provinsi lain dan lagi kita kejar, kita kembangkan terus terkait beberapa pelaku lain yang bersama-sama terindikasi bersama tersangka MR," ujarnya.

Terkait dua loyalis yang juga ditangkap saat penggerebekan, Roy mengatakan masih dalam pemeriksaan. BNN masih mendalami keterkaitan keduanya dengan Bos Gendut.

"Sejauh ini kita akan lagi periksa. Karena berdasarkan di TKP pada saat kita lakukan operasi sehingga pada saat periksa, kita proses sidik nanti akan kita sampaikan terkait hubungan Bos Gendut atau MR," ucapnya.

Bandar Lain di Kampung Bahari dalam Bidikan

Setelah berhasil menangkap Bos Gendut, BNN memastikan penyelidikan narkoba di Kampung Bahari belum selesai. BNN mengungkap masih ada bandar narkoba besar di wilayah tersebut yang saat ini dalam bidikan petugas.

"Selain penggeledahan di rumah Bos Gendut, tim juga melakukan penggeledahan ke rumah bandar besar Kampung Bahari, yaitu Arif alias Lopes dan Kimmul. Berdasarkan informasinya, mereka semua memiliki senjata api," kata Roy.

"Jadi tadi pagi itu adalah kegiatan penggeledahan rumah Bos Gendut karena berdasarkan keterangan Bos G di rumahnya masih ada narkoba jenis sabu 1 kilogram, ekstasi, vape, uang tunai, dan senjata Glock," imbuhnya.

Roy mengatakan para bandar besar di Kampung Bahari sudah mempersiapkan diri dengan membeli senjata ilegal untuk melawannya petugas. Mereka juga mengondisikan loyalis untuk melawan aparat.

"Para bandar besar di Kampung Bahari sudah mempersiapkan diri dengan membeli senjata senjata secara ilegal untuk melawan petugas," ujarnya.

(ygs/knv)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |