Jakarta - Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Haerul Saleh meninggal saat rumahnya di Tanjung Barat, Jakarta Selatan mengalami kebakaran. Seorang saksi menyebut Haerul sempat berteriak dari lantai atas rumah saat kejadian.
"Bapak teriak, teriak kebakaran," kata saksi yang merupakan penjaga rumah bernama Arpen di lokasi, Jumat (8/4/2026).
Arpen yang sedang berada di lokasi langsung ikut panik. Dia memberi tahu warga dan menelpon pemadam kebakaran.
"Kita naik lagi sama ngasih tahu warga sini langsung telpon damkar," jelas dia.
Arpen kemudian sempat berusaha naik ke atas untuk memastikan tidak ada orang. Namun dia menyebut Haerul masih di dalam saat kebakaran.
"Kita naik ke atas, ternyata bapak masih di dalam," imbuh dia.
Kebakaran di ruamh Haerul Saleh disadari warga. Saat itu, terlihat kepulan asap di atap rumah.
"Berdasarkan Informasi dari RT setempat, terlihat asap hitam mengepul dari lantai 3 rumah yang terbakar," kata Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jaksel, Asril Rizal, Jumat (8/5/2026).
Kebakaran dilaporkan warga pada pukul 07.53 WIB. Rumah yang terbakar berlokasi di Jalan Teratai Blok G8 RT 03 RW 02 Tanjung Barat, Jaksel. Ketua RT setempat lalu meminta bantuan pemadam kebakaran (damkar) untuk menangani kebakaran. Kebakaran diduga berasal dari cairan kimiawi mudah terbakar.
"Diduga api berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi rumah," katanya.
Dalam video yang beredar, tampak kepulan asap di atap rumah tersebut. Jenazah korban sudah dievakuasi dan dibawa ambulans ke RSUD Pasar Minggu untuk penanganan lebih lanjut.
Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dan 48 personel dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman sudah dilakukan sejak pukul 08.07 WIB dan operasi pemadaman dinyatakan selesai pukul 08.49 WIB.
Simak Video Saksi Sebut Haerul Saleh Sempat Teriak Saat Terjadi Kebakaran
(tsy/dek)


















































