Orang Terkaya Dunia Elon Musk Ngamuk Disebut 'Kurang Cerdas'

5 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Orang terkaya di dunia, Elon Musk, kerap mencari masalah dengan berbagai pihak. Kini, sasarannya adalah catur.

Musk terlibat perdebatan medsos yang sengit dengan platform catur terbesar dunia, Chess.com. Pemicunya, ia menilai permainan catur itu terlalu sederhana dan tidak berguna. Pernyataan itu langsung dibalas tajam oleh pihak Chess.com, sehingga perdebatan yang kian memanas pun disaksikan jutaan orang di media sosial X.

Perselisihan bermula saat Musk menanggapi unggahan tentang jumlah kemungkinan langkah dalam permainan catur, angka yang nilainya jauh lebih besar daripada jumlah seluruh atom di alam semesta yang dapat diamati. Namun bagi Musk, angka sebesar itu ternyata belum cukup besar untuk menarik minatnya.

"Jumlah langkah yang benar dalam catur itu sebenarnya sangat sedikit," klaim Musk. "Suatu hari nanti, catur akan sepenuhnya terpecahkan."

Admin media sosial Chess.com pun tak tinggal diam, membalas singkat namun menusuk: "Kurang cerdas saja."

Balasan singkat itu memicu Musk untuk terus berkilah. Ia menyatakan bahwa catur memang sulit bagi manusia, tetapi tidak bagi komputer. Menurutnya, suatu hari nanti permainan ini akan sepenuhnya "dipecahkan" oleh komputer.

Musk juga menyebutkan bahwa AI kelak akan menemukan cara-cara menyederhanakan permainan yang tidak dapat dipahami manusia, termasuk catur.

Pernyataan ini ternyata bukan hal baru. Sejak tahun 2022 lalu, Musk pernah menyampaikan hal serupa. Ia berhenti bermain catur sejak anak-anak karena merasa permainan itu terlalu sederhana dan tidak berguna untuk kehidupan nyata. Sebagai gantinya, ia lebih memilih memainkan permainan strategi di ponsel yang menurutnya jauh lebih bermanfaat.

"Saya merasa manfaat yang saya peroleh dari catur semakin mengecil dan tidak membantu saya memahami dunia nyata."

Pernyataan Musk yang meremehkan catur justru memancing tanggapan dari pihak yang sebenarnya menguasai bidang tersebut. Ketika Musk menyebut lawan bicaranya hanya "anak magang", admin Chess.com kembali memberikan balasan yang menggelitik, "Saya karyawan tetap."

Para netizen pun ikut berdebat. Banyak yang menyebutkan bahwa perdebatan ini menunjukkan bahwa Musk tidak memahami catur sehingga ia menganggap permainan itu sederhana. Para ahli matematika dan ilmuwan komputer pun telah lama menjelaskan bahwa meskipun komputer sudah dapat mengalahkan juara dunia, catur belum dan mungkin tidak akan pernah sepenuhnya "terpecahkan" dalam waktu yang dapat dibayangkan manusia.

Jumlah kemungkinan langkahnya begitu besar sehingga tidak ada sistem yang mampu memetakan seluruh kemungkinan hingga akhir zaman.
Perdebatan ini akhirnya menjadi candaan di kalangan masyarakat. Banyak yang menyimpulkan: ketika seseorang kalah dalam permainan, ia bisa saja berkata bahwa

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |