Nasib Puluhan Bus Hangus Dilalap Api Buntut Kebakaran di Cikarang

4 hours ago 4
Jakarta -

Pangkalan PO Sinar Jaya, Jalan Jarakosta, Desa Sukadanau, Cikarang Barat, Jawa Barat (Jabar), dilanda kebakaran. Nahasnya 50 bus yang sudah tak beroperasi hangus terbakar dalam kejadian tersebut.

Laporan kebakaran itu diterima petugas pada Selasa (18/8) pukul 01.45 WIB yang langsung ditindaklanjuti dengan mengirimkan 9 unit mobil pemadam dari sejumlah sektor ke area kejadian.

"Kebakaran berasal dari pangkalan mobil bus. Sebanyak 50 bus yang sudah tidak beroperasi dilaporkan terbakar dalam kejadian tersebut," kata Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi Adeng Hudaya di Cikarang, seperti dilansir Antara, Selasa (18/8).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari video yang diterima detikcom, api tampak membakar bus-bus yang terparkir di lokasi. Asap tampak membubung tinggi. Besarnya api membuat langit malam di sekitar lokasi kebakaran berubah menjadi merah.

Kebakaran bus di Cikarang membuat langit malam di sekitar lokasi memerah (dok. Istimewa)Kebakaran bus di Cikarang membuat langit malam di sekitar lokasi memerah. (Dok. Istimewa)

Api melanda area pangkalan bus dengan luas 800 meter persegi. Banyaknya kendaraan yang berada di lokasi membuat api dengan cepat membesar dan mengancam bus-bus lain yang terparkir di area tersebut.

Api bisa dipadamkan meski puluhan bus di lokasi kejadian tidak bisa diselamatkan. Setelah api padam, petugas melanjutkan penanganan dengan proses pendinginan guna memastikan api tidak kembali muncul.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti total kerugian material akibat peristiwa tersebut. Petugas masih melakukan pendataan terhadap dampak kebakaran.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kepolisian melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap sumber awal munculnya api.

"Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan. Polisi juga masih melakukan penyelidikan terkait penyebab insiden ini," kata Hudaya.

Awal Mula Kebakaran

Kebakaran itu awalnya diketahui oleh sekuriti yang tengah patroli. Sekuriti menemukan api yang sudah membesar di bagian tengah.

"Informasi pertama dari sekuriti, kita berangkat. Kalau kita ngobrol sama sekuriti itu ketika dia kontrol atau patroli, api memang sudah besar di posisi di tengah itu. Tengah parkir bus," kata Danru Pleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi, Bohir, saat dihubungi, Selasa (18/8).

Belum diketahui sumber api tersebut. Namun, berdasarkan penuturan sekuriti, api tiba-tiba membesar hingga melalap bus di lokasi. Bohir mengatakan bus yang terbakar merupakan bus yang sudah tak layak beroperasi.

"Itu bus yang terbakar itu bus yang sudah tidak operasi atau tidak layak operasi," tuturnya.

Bohir mengungkap pihaknya sempat mengalami kendala proses pemadaman, salah satunya harus mengambil air dari Kalimalang. Proses pemadaman berlangsung kurang lebih 5 jam.

"Untuk pemadaman kita akses dibagi dua, karena kan di sebelahnya pemukiman itu. Cuma ada pagar pembatas tapi kan radiasinya sangat panas. Jadi ya warga juga panik ya kita jadi dibagi dua ini, dua arah untuk pemadaman. Di dalam lokasi sama di samping permukiman, gitu. Untuk kendala memang airnya agak jauh itu, kita ngambil di Kalimalang," jelasnya.

(eva/rfs)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |