Jakarta -
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengecek pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di kampung nelayan Kelurahan Tanjung Ria, Kecamatan Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua.
Tito menyebut program ini masih memerlukan penataan dan peningkatan kualitas lingkungan. Dalam kunjungan tersebut, Tito berdialog langsung dengan warga mengenai kondisi permukiman di kawasan itu.
Selain berdiskusi dengan masyarakat, Tito juga meninjau kondisi infrastruktur di lokasi. Tito melihat akses jalan yang rentan, bangunan rumah yang rapuh, keterbatasan akses sanitasi, serta sejumlah fasilitas publik yang membutuhkan penanganan. Persoalan sampah juga menjadi tantangan karena berpotensi memicu genangan air saat musim hujan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian kita juga melihat tidak ada saluran air yang cukup. Ada pump, pipa pump, air minum, tapi nggak semuanya merata. Nggak sampai ke semua rumah," ujar Tito, dalam keterangan tertulis, Senin (22/6/2026).
Melihat kondisi tersebut, Tito mengatakan pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI (PKP) akan melakukan berbagai perbaikan infrastruktur.
Upaya tersebut mencakup perbaikan rumah, akses jalan, hingga fasilitas sanitasi.
"Diharapkan dengan pembangunan ini, kampung ini, Tanjung Ria ini akan lebih layak. Yang jelas lebih senang semua," kata Tito.
Tito menegaskan Presiden RI Prabowo Subianto memiliki perhatian besar terhadap masyarakat kecil. Hal itu tercermin dari berbagai program yang disalurkan kepada masyarakat, salah satunya program pembangunan tiga juta rumah yang dijalankan di bawah koordinasi Menteri PKP Maruarar Sirait.
Karena itu, Tito mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan Maruarar dalam merealisasikan program perumahan rakyat. Salah satu inovasi tersebut adalah penerapan sistem lelang terbuka bagi kelompok penerima BSPS.
"Pak Menteri Perumahan, Pak Maruarar Sirait itu sangat menjaga betul anggarannya tidak boleh dikorupsi. Makanya tidak diberikan kontraktor begitu saja untuk membangun," kata Tito.
"Beliau bangunnya dilelang. Panggil toko-toko yang jual material, lelang, siapa yang paling murah, bagus kualitas, disaksikan oleh masyarakat," sambungnya.
Sebagai informasi, acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Badan Pusat Statistik RI (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Gubernur Papua Mathius D Fakhiri, Wali Kota Jayapura Abisai Rollo, serta sejumlah pejabat terkait dari Kemendagri dan Kementerian PKP.
(akd/ega)


















































