Manusia Tertua di Dunia Rayakan Ulang Tahun ke-117, Ini Ceritanya

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Perempuan asal Inggris, Ethel Caterham, baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-117. Perempuan yang menyandang predikat sebagai manusia tertua di dunia itu telah melewati berbagai peristiwa bersejarah, mulai dari dua Perang Dunia hingga pandemi Covid-19.

Caterham merayakan ulang tahunnya pada Jumat (21/8/2026). Ia kini tinggal di sebuah panti perawatan di Surrey, sekitar 40 kilometer dari London, Inggris. Menurut Guinness World Records (GWR), Caterham menjadi orang Inggris pertama yang tercatat mencapai usia 117 tahun.

"Saya menjalani hari yang menyenangkan dengan merayakannya bersama keluarga dan teman-teman, dan saya menantikan apa yang akan terjadi tahun depan," kata Caterham kepada kantor berita Inggris PA Media, dikutip dari CNN International, Senin (24/8/2026).

Ucapan selamat juga datang dari manusia tertua di dunia dari kalangan pria, João Marinho Neto. Pria asal Brasil tersebut turut mengucapkan selamat ulang tahun kepada Caterham dari negaranya.

Pada September tahun lalu, tak lama setelah ulang tahunnya yang ke-116, Caterham juga mendapat kunjungan dari Raja Charles III. Dalam pertemuan tersebut, Caterham mengenang penobatan Charles sebagai Prince of Wales pada 1969, ketika sang raja masih berusia 21 tahun.

"Semua gadis jatuh cinta kepada Anda dan ingin menikahi Anda," kata Caterham kepada Charles kala itu.

Caterham lahir pada 21 Agustus 1909 di Shipton Bellinger, Hampshire, Inggris selatan. Ia merupakan anak kedua termuda dari delapan bersaudara.

Usianya yang telah mencapai 117 tahun membuat Caterham menjadi saksi hidup berbagai peristiwa besar dunia. Sepanjang hidupnya, ia telah melewati dua Perang Dunia, tenggelamnya kapal Titanic pada 1912, Revolusi Rusia, hingga pandemi Covid-19.

Menurut GWR, Caterham bahkan menjadi salah satu orang tertua yang berhasil selamat dari Covid-19. Ia terinfeksi virus tersebut pada 2020 ketika berusia sekitar 110 tahun.

Caterham juga disebut sebagai orang terakhir yang masih hidup yang lahir pada masa pemerintahan Raja Edward VII.

Perjalanan hidup Caterham pun membawanya jauh dari Inggris. Saat berusia 18 tahun, ia bepergian seorang diri ke India dan bekerja sebagai pengasuh anak untuk sebuah keluarga militer.

Pada sebuah pesta makan malam pada 1931, Caterham bertemu dengan Mayor Angkatan Darat Inggris Norman Caterham. Keduanya kemudian menikah dua tahun setelah pertemuan tersebut.

Pasangan itu sempat tinggal di Salisbury sebelum pindah ke luar negeri, termasuk Hong Kong. Di sana, Caterham mendirikan sebuah taman kanak-kanak.

Mereka kemudian kembali ke Inggris dan membesarkan dua anak perempuan. Kedua putrinya kini telah meninggal dunia, sementara sang suami meninggal pada 1976.

Kini, Caterham memiliki tiga cucu perempuan dan lima cicit. Meski berhasil mencapai usia 117 tahun, Caterham masih belum memecahkan rekor manusia dengan usia terpanjang yang pernah diverifikasi.

Rekor tersebut masih dipegang perempuan asal Prancis, Jeanne Calment. Ia meninggal dunia pada 1997 dalam usia 122 tahun dan 164 hari.

(miq/miq) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |