Jakarta -
Kementerian Luar Negeri Malaysia melalui Konsulat Jenderal Malaysia di Medan mengonfirmasi seorang warga negara Malaysia, Asrul Nizam bin Apridwson (30), dilaporkan hilang dan diduga terdampak bencana tanah longsor di Padang Panjang, Sumatera Barat. Operasi pencarian terhadap korban masih berlangsung.
Dilansir Antara berdasarkan keterangan yang diterima di Kuala Lumpur, Minggu, Konsulat Jenderal Malaysia di Medan saat ini sedang bekerja sama secara intensif dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Indonesia (Basarnas), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat, serta Kepolisian Resor Padang Panjang (Polres Padang Panjang) untuk mendapatkan informasi terverifikasi mengenai operasi pencarian dan penyelamatan yang sedang berlangsung.
Konsulat Jenderal Malaysia mengimbau warga Malaysia di Sumatera Barat untuk mematuhi arahan pihak berwenang setempat (BNPB, BPBD, Basarnas). Warga Malaysia juga diminta menghindari kawasan rawan longsor dan banjir serta memperhatikan bahwa jalur Padang-Bukittinggi melalui Lembah Anai masih ditutup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga Malaysia yang berada di kawasan terdampak juga sangat disarankan untuk melaporkan keberadaan mereka kepada Konsulat Jenderal guna memudahkan pemberian bantuan dan komunikasi secara tepat waktu.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebelumnya memberikan update terkait korban meninggal dunia akibat bencana alam banjir hingga tanah longsor yang menerjang 3 provinsi di Pulau Sumatera. Korban meninggal dunia di Sumut mencapai 166 orang, Aceh 47 orang, dan Sumbar 90 orang.
Data ini disampaikan saat konferensi pers Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Sabtu (29/11/2025) sore. Selain korban meninggal dunia, ada korban yang sampai saat ini masih hilang.
Data Korban di Sumbar
BNPB merilis sebanyak 90 orang meninggal dunia akibat banjir di Sumatera Barat. 85 orang dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.
"Untuk Padang meningkat, justru sekarang nomor dua yang meninggal dunia setelah Sumut korban jiwanya, ada 90 yang meninggal dunia, 85 hilang, 10 luka-luka, ini tambahan yang meninggal dunia baru dilaporkan hari ini itu ada tambahan di Kabupaten Agam," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam jumpa pers, Sabtu (29/11).
Berikut ini rincian korban banjir di Sumbar:
* Kabupaten Agam: 74 meninggal dunia, 78 hilang
* Pasaman Barat: 1 meninggal, 6 hilang, 1 luka
* Kota Padang Panjang: 7 meninggal, 3 luka
* Kota Padang: 5 meninggal
* Solok: 1 meninggal
* Tanah Datar 2 meninggal, 1 hilang, dan 4 luka.
(dwr/gbr)


















































