Kreator Malaysia Kaget dengan Tarif Rumah Pengabdi Setan, Ini Kata Pengelola

2 weeks ago 11

Bandung -

Objek wisata rumah Pengabdi Setan, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, kembali viral setelah wisatawan asal Malaysia mengaku ditarif dengan harga fantastis. Pengelola menegaskan ketentuan harga tersebut telah disepakati bersama sejak 2019.

Objek wisata tersebut berada di perkebunan Kertamanah, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Rumah tersebut berkembang jadi objek wisata setelah dijadikan lokasi syuting film Pengabdi Setan.

Tempat tersebut kembali viral di media sosial karena adanya kedatangan wisatawan asal Malaysia, Raja Jerome. Dalam unggahannya di media sosial, harga tiket masuk bagi yang akan membuat konten senilai Rp 600 ribu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengelola Rumah Pengabdi Setan, Asep Suparman, mengatakan kreator konten asal Malaysia itu datang pada Kamis (27/8/2026). Kata dia, kreator konten tersebut datang seorang diri ke objek wisata Rumah Pengabdi Setan.

"Jadi awalnya datang, beliau ingin masuk, tapi ada beberapa, termasuk videonya juga ada gitu, menanyakan dulu untuk tiket masuk pertama itu. Tapi beliau memang sudah sambil ngevlog, sudah memvideo dari dari luar juga gitu," ujar Asep, dilansir detikJabar, Selasa (1/9/2026).

Pihaknya mengungkapkan petugas yang ada di tempat tiket memberikan pelayanan yang terbaik. Menurutnya, petugas mempertanyakan tujuan pengunjung tersebut ke Rumah Pengabdi Setan.

"Pada akhirnya beliau itu kan memang bilang mau ngevlog juga gitu. Nah, ditanya dulu oleh orang yang di bagian tiket gitu. Tujuannya mungkin bagaimana, kan gitu. Secara baik-baik," katanya.

Asep menyebutkan, setelah itu, tidak ada argumentasi yang berlebih dari kedua pihak. Kemudian pengunjung tersebut membayar harga tiket masuk biasa per orang bagi pengunjung mancanegara.

"Kami juga sudah mempersilakan untuk masuk juga karena membayar harga tiket biasa per orang khusus mancanegara senilai Rp 25 ribu. Yang pada akhirnya di luar mungkin, di belakang tempat ini, jadi beliau juga ngevlog juga gitu," jelasnya.

Menurutnya, kebijakan dan penerapan harga tiket masuk telah dilakukan sejak 2019. Apalagi papan pengumuman harga tiket pun sudah dipasang di depan pintu masuk.

"Memang secara SOP, secara di internal pengelola Rumah Pengabdi Setan itu sendiri kan semenjak 2019 juga sudah berlaku terkait untuk nilai. Sebab, itu sifatnya kan masuk konten komersial gitu," ucapnya.

Dari data pengelola, harga tiket masuk bagi wisatawan domestik dikenakan biaya Rp 15 ribu untuk trip siang dan Rp 25 ribu untuk trip malam. Sementara itu, tiket masuk mancanegara dikenakan Rp 25 ribu untuk trip siang dan Rp 35 ribu untuk trip malam.

Sementara itu, pengunjung yang akan melakukan konten di media sosial, prewedding, family gathering, dan fun game dikenai biaya Rp 600 ribu sampai Rp 10 juta per enam jam.

Kemudian photoshoot produk lokal dikenai biaya senilai Rp 10 juta per enam jam. Syuting film dikenai biaya Rp 12 juta sampai Rp 15 juta per 12 jam.

"Harga tiket masuk itu telah disepakati bersama. Memang sudah ada kreator konten juga yang sudah menyepakati dari 2019 itu, sudah ada yang bikin konten gitu," ungkapnya.

Setelah viralnya video tersebut, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Bandung telah mendatangi objek wisata tersebut. Kata dia, pihak Dinas meminta data dan klarifikasi dari pihak pengelola.

"Iya mereka barusan ke sini, katanya meminta klarifikasi secara tertulis untuk langsung ke dinas. Klarifikasi secara tertulis terkait dengan tarif tersebut," kata Asep.

Baca selengkapnya di sini

Lihat juga Video 'Mengulik Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Bangunan 2 Abad di MargoCity':

(idh/dhn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |