Kelakuan Wanita Tangsel Jual Emas Palsu, Setahun Beraksi Baru Ketahuan

3 hours ago 1
Tangerang Selatan -

Berakhir sudah aksi tipu-tipu perempuan berinisial HCTW (20) menjual emas palsu. Dia sudah puluhan kali dia menjual emas palsu dalam setahun.

HCTW mengaku telah 20 kali menjual emas palsu di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Aksi penipuan HCTW berakhir di toko emas kawasan Pamulang.

Kasus ini mencuat setelah beredarnya video wanita diduga menjual emas palsu yang viral di media sosial (medsos. Penipuan ini terkuak saat pihak toko curiga dengan sosok HCTW.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam video, tampak wanita penjual emas palsu itu tampak sedang terduduk di sebuah toko emas sedang ditanya anggota kepolisian. Petugas juga menanyakan kronologi yang terjadi kepada pihak penjaga toko.

Ditangani Polsek Ciputat Timur

HCTW belum berhasil menjual emas palsu di toko kawasan Pamulang. Penjaga mencurigai HCTW karena pernah menjual emas palsu di toko emas kawasan Ciputat.

"Nah ini kejadiannya, ini ada di Pamulang. Datanglah dia ke toko emas yang masih satu manajemen sama toko emas Ciputat ini," kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq saat dikonfirmasi, Jumat (3/7/2026).

Aksi wanita HCTW (20), menjual emas palsu di Pamulang, Tangerang Selatan, digagalkan penjaga toko hingga akhirnya dilaporkan ke polisi. (Dok istimewa).Foto: Aksi wanita HCTW (20), menjual emas palsu di Pamulang, Tangerang Selatan, digagalkan penjaga toko hingga akhirnya dilaporkan ke polisi. (Dok istimewa).

Dia mengatakan pelaku belum sempat menjual emas tersebut akibat sudah lebih dulu diketahui oleh penjaga toko. Penjaga toko sadar bahwa wanita itu merupakan yang pernah menjual emas palsu ke toko emas di Ciputat.

Penjaga toko menyadari ciri-ciri HCTW mirip dengan sosok wanita yang menjual emas palsu di toko emas Ciputat. Penjaga toko Pamulang itu lalu berkomunikasi dengan penjaga toko di Ciputat.

"Toko emas Ciputat punya rekaman CCTV, punya pendukung lah semua. Jadi, mewanti-wanti kepada petugas tokonya kalau ada orang ini menjual, tolong ditolak ataupun lapor ke polisi," ungkap Bambang.

Anggota Polsek Pamulang bergerak mengamankan wanita tersebut setelah mendapatkan laporan dari penjual emas. HCTW lalu diserahkan ke Polsek Ciputat Timur karena ada laporan polisi (LP) yang dibuat toko emas Ciputat tahun lalu.

"Pada saat dia datang beberapa hari yang lalu itu, di Pamulang, 'lho, ini orang ini kok kayak yang, seperti ciri-ciri yang disampaikan sama toko emas Ciputat', ya kan. Di situlah langsung dikonfirmasi ke toko emas Ciputat, 'ih, iya benar'. Nah, di situ baru diamankan orang ini ke Polsek Ciputat Timur, ditangkap, diserahterimakan," sambungnya.

Beraksi di 20 Toko Wilayah Tangsel

Aksi HCTW menjual emas palsu berakhir di toko emas Pamulang. Dari hasil pemeriksaan, HCTW mengaku telah beraksi di 20 toko emas wilayah Tangerang Selatan.

"Berdasarkan pengakuan, ini baru pengakuan ini, belum kita cross-check langsung, hanya pengakuan secara verbal pada saat BAP. Yang bersangkutan ini sudah menjual, melakukan kegiatan ini di 20 toko emas di daerah Tangerang Selatan," kata Bambang.

Dia menyebut, setiap beraksi, HCTW selalu mencoba menjual emas palsunya itu dengan berat 20 gram. Namun Bambang belum merinci jenis emas yang dijual dengan berat rata-rata 20 gram tersebut.

"(Setiap jual) 20-an gram," kata Bambang.

Incar Toko Emas Ramai Pengunjung

Puluhan kali beraksi, HCTW punya target tersendiri untuk menuual emas palsu. Polisi mengungkap, HCTW kerap beraksi di sejumlah toko emas yang sedang dalam kondisi ramai pengunjung.

"Dia (pelaku) memanfaatkan celah toko emas yang ramai," kata Bambang.

Pelaku memanfaatkan keramaian toko agar proses pengecekan terhadap emas palsu yang dijualnya itu tak berlangsung mendetail dan cepat selesai. Pelaku merasa, penjaga toko yang ramai akan kurang teliti dalam melakukan pengecekan keaslian serta kadar dari emas palsu yang dijualnya itu.

"Jadi kan, kadang-kadang kalau ramai kan, antrean banyak yang untuk ngecek verifikasi, apa semua, kadarnya kan lama tuh. Dia memanfaatkan itu," jelasnya.

(kuf/jbr)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |