Bogor, CNBC Indonesia - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 Sumatera mencatatkan produksi gas bumi mencapai 700 juta kaki kubik per hari (mmscfd) khusus di wilayah Sumatra. Produksi tersebut menjadi urat nadi perekonomian daerah sekaligus membantu pemenuhan pasokan gas untuk wilayah Jawa Barat melalui jaringan pipa terintegrasi.
Direktur Utama PHR Muhammad Arifin menegaskan bahwa operasional gas tersebut juga dikelola pihaknya untuk memastikan ketersediaan energi bagi industri maupun rumah tangga di seluruh Sumatra.
"Produksi gas kami juga alhamdulillah cukup banyak ya 700-an mmscfd gitu dan ini juga menjadi urat nadi perekonomian di seluruh Sumatra begitu ya," katanya di sela acara Media Gathering PHR, Sentul, Bogor, dikutip Jumat (31/7/2026).
Penyaluran gas dari wilayah Sumatra tersebut bahkan menjangkau kebutuhan di Pulau Jawa untuk menutupi kekurangan pasokan yang terjadi di Jawa Barat. Keberadaan jaringan pipa yang sudah tersambung antar-pulau memungkinkan distribusi gas dari lapangan-lapangan di Sumatra mengalir untuk memenuhi permintaan nasional.
"Bahkan sebagian gas dari kami itu ada juga yang dialirkan ke sekitar Pulau Jawa begitu karena di Jawa Barat sedikit lack of supply gas. Nah kebetulan pipanya sudah tersambung. Jadi kalau kita bicara Sumatra kalau kita bicara PHR sebegitu pentingnya buat bangsa dan negara ini menjadi penggerak perekonomian masyarakat," jelasnya.
Selain gas bumi, PHR juga memberikan kontribusi besar pada sektor minyak bumi dengan total produksi mencapai hampir 200.000 barel per hari (bph). Angka tersebut setara dengan 33% dari total produksi minyak nasional, sehingga setiap gangguan operasional di wilayah Sumatra akan berdampak langsung pada ketahanan energi dalam negeri.
"Alhamdulillah kalau kita bicara kinerja ya di seluruh Sumatra regional satu Sumatra itu produksi kita minyaknya hampir 200.000 ya, 199 poin sekian ribu barrel oil per day dan ini cukup signifikan begitu ya sekitar 33% dari produksi nasional," paparnya.
Dengan begitu, perusahaan terus berupaya menjaga keberlanjutan produksi melalui kegiatan pengeboran di berbagai zona kerja, termasuk pemanfaatan gas skala kecil untuk industri lokal. "Kita semua bergerak bersama-sama untuk bagaimana bisa memenuhi apa yang ditargetkan oleh negara," tutupnya.
(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]


















































