FOTO Internasional
Reuters, CNBC Indonesia
23 March 2025 09:15

Asap mengepul dari Jabal al-Rihan, usai Israel meluncurkan serangan udara terhadap basis Hizbullah di Lebanon, usai mencegat tembakan roket lintas batas, seperti yang terlihat dari Marjayoun, di Lebanon selatan, Sabtu (22/3/2025). Media pemerintah Lebanon melaporkan seorang wanita tewas. (REUTERS/Karamallah Daher)

Mengutip AFP, tentara Israel mengatakan tiga roket ditembakkan dari Lebanon ke Israel utara. Serangan Lebanon itu memicu sirene serangan udara di wilayah Israel untuk pertama kalinya sejak gencatan senjata November antara Israel dan Hizbullah yang didukung Iran. (REUTERS/Avi Ohayon)

Perdana Menteri Lebanon, Nawaf Salam memperingatkan risiko perang baru setelah ketegangan mereda. Militer Israel menyebut tiga roket berhasil dicegat tanpa klaim tanggung jawab. Meski begitu, Israel tetap menuding pemerintah Lebanon bertanggung jawab atas semua serangan dari wilayahnya. (REUTERS/Karamallah Daher)

Kantor Berita Nasional resmi Lebanon mengatakan serangan udara dan penembakan Israel telah menargetkan beberapa wilayah di selatan. Satu serangan Israel menewaskan seorang wanita di Touline. NNA melaporkan, ada tiga orang lainnya terluka di kota selatan tersebut. Sebelumnya dilaporkan serangan Israel melukai dua orang di desa perbatasan Kfarkila. (REUTERS/Avi Ohayon)