Ilmuwan Raih 'Nobel' Berkat Teliti Protein Susu Kecoa

4 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah penelitian mencoba meneliti gizi yang ada dalam susu salah satu spesies kecoa. Penelitian tak biasa ini membawa tim peneliti berhasil mendapatkan Penghargaan Kimia Ig Nobel Tahunan ke-36.

Tim peneliti internasional melakukan penelitian pada spesies kecoa kumbang pasifik, Diploptera punctata. Mereka mengeluarkan susu dari kantung induk atau rahim pada serangga yang dikonsumsi oleh embrio.

Dari sanalah cairan susu itu terkonsentrasi di dalam usus embrio yang membentuk kristal-kristal kecil.

Ternyata hasilnya energi yang ada dalam susu kecoa tiga kali lipat dibandingkan protein susu dari sapi, dikutip dari The Scientist, Kamis (17/9/2026).

Mereka juga melakukan pengujian tambahan dalam penelitian ini. Menurut mereka, protein tersebut heterogen dalam berat dan kandungan.

Penelitian menunjukkan protein yang berbentuk kristal bisa menyimpan nutrisi lengkap pada berbagai tingkat pada embrio yang tengah berkembang.

Temuan ini juga mengungkapkan susu kristal dapat menyediakan sumber makanan yang stabil dan kaya nutrisi untuk kecoa. Artinya membantu bertumbuh menjadi kecoa yang besar dan kuat.


Mengutip laman resmi Nagoya University, penelitian dipuji karena penggunaan teknologi sinar X raduasi sinkrotron. Dengan begitu para peneliti dapat menemukan struktur tiga dimensi kristal protein yang terbentuk dalam embrio kecoa.

Penelitiannya sendiri dimulai di Photon Factory dari Organisasi Penelitian Akselerator Energi Tinggi (KEK), Tsukuba Jepang.

Penghargaan Ig Nobel rutin diberikan kepada penelitian yang dinilai unik dan mengundang tawa.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |