Harapan Abang Perahu Eretan soal Rencana Bangun Jembatan di Kali Pesanggrahan

2 weeks ago 7

Jakarta -

Pemkot Jakarta Selatan berencana membangun jembatan penyeberangan orang (JPO) di Kali Pesanggrahan, lokasi perahu eretan atau getek. Seorang operator getek, Tatang (27), berharap JPO tersebut nantinya dibangun di tempat berbeda dari lokasi penyeberangan getek yang sudah ada.

Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (3/9/2026), getek itu tampak beroperasi seperti biasa. Lokasinya tepat di seberang MTsN 13 Jakarta.

Beberapa anak-anak dan warga tampak menuruni tangga di samping kali untuk menggunakan getek tersebut. Di antara mereka ada yang memberikan uang, ada juga yang sekadar berterima kasih sambil lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tatang (27) berharap JPO tersebut nantinya dibangun di tempat berbeda atau tidak di sekitar depan MTsN 13. Hal itu bertujuan agar warga tetap bisa beraktivitas.

"Kalau bisa bikinnya jangan di sini dulu, Bang. Di atas atau di mana. Soalnya kalau langsung bikin di sini kan pasti ini berhenti dulu (geteknya)," ujar Tatang saat ditemui di lokasi, Kamis (3/9/2026).

"Warga mau aktivitas lewat mana? Kasihan. Tapi kalau bikinnya di atas atau di bawah, kan ini tetap bisa jalan. Jembatan jadi, ini selesai, juga sudah ada akses jembatan," katanya.

Tatang mengaku khawatir bila pembangunan JPO itu membuat operasional geteknya dihentikan. Namun Tatang legawa tak narik getek bila Pemkot menjamin dirinya dapat pekerjaan baru setelahnya.

"Harapannya kalau ada sih dipekerjakan atau ganti rugi, karena ini juga kan usaha. Apalagi ini juga baru, baru bikin, kan habis modal banyak lagi. Itu bekas-bekas perahu yang kemarin kan sudah dibongkarin buat cadangan jembatan kalau ada kerusakan," ungkap dia.

Tatang juga menyebutkan warga sekitar tak keberatan getek tetap beroperasi. Tapi dia mengaku siap mengikuti aturan bila geteknya tak boleh lanjut.

"Enggak, dilarang sama warganya. Katanya, 'Sudah, jalan saja terus.' Ya, kalau kami mah ikutin alurnya saja, disuruh berhenti ya berhenti, lanjut ya lanjut. Tapi kalau dibilang maunya, ya maunya sih lanjut," katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo meninjau getek dan lokasi pemukiman rawan bajir di Kali Pesanggrahan, Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan. Hal itu dilakukan untuk merespons aduan masyarakat mengenai lokasi rawan banjir dan sarana transportasi menyeberang Kali Pesanggrahan yang saat ini hanya mengandalkan getek.

"Untuk itu, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan rencananya akan melakukan pembangunan infrastruktur berupa jembatan penyeberangan orang (JPO) oleh Suku Dinas Bina Marga Jakarta selatan," kata Syafrin dalam keterangannya, Minggu (30/8).

Menurut dia, pembangunan JPO untuk menghubungkan Kelurahan Ulujami dan Kelurahan Kebayoran Lama Utara ini dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi warga bila ingin menyeberangi kali. Selanjutnya, untuk mengantisipasi banjir di kawasan itu, Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan akan membersihkan dan mengeruk Kali Pesanggrahan untuk meminimalisir potensi genangan air.

Sementara itu, untuk mengantisipasi banjir di sekitar Kali Pesanggrahan, khususnya wilayah Ulujami dan Kebayoran Lama Utara, Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan akan membersihkan dan mengeruk Kali Pesanggrahan untuk meminimalkan potensi genangan air.

Lihat juga Video 'Detik-detik Jembatan Gantung Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan!':

(tsy/dhn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |