Gus Ipul Bicara Bursa Calon Ketua Umum PBNU Jelang Muktamar, Siapa Saja?

2 weeks ago 11

Jakarta - Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul merespons soal nama-nama potensial untuk calon Ketua Umum PBNU. Gus Ipul menyebut banyak nama-nama yang berpotensi seperti Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar hingga Ketua Umum PBNU saat ini Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.

"Salah satu yang berpotensi ya, kalau bicara itu salah satu yang berpotensi karena Pak Nasaruddin Umar juga pernah jadi Katib Aam sebelumnya, Gus Yahya dulu juga pernah jadi Katib Aam sebelumnya, kiai Said kalau nggak salah sebelumnya juga pernah jadi Katib Aam," kata Gus Ipul di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026).

"Jadi semuanya sebenernya punya potensi ya punya potensi tinggal berkenan apa nggak," tambahnya.

Namun secara khusus calon pastinya belum ada. Gus Ipul menyebut kesempatan untuk mencalonkan diri jadi calon Ketum PBNU terbuka.

"Calon-calon belum ada secara khusus, tetapi ya semua diberi kesempatan, semua diberi kesempatan untuk bisa mencalonkan diri, apalagi Nahdlatul Ulama ini besar," ujarnya.

Muktamar PBNU sendiri, dia melanjutkan, sedang dipersiapkan secara matang sebelum pelaksanaan pada Agustus. Pada Juni, katanya, akan ada Munas alim ulama.

"Persiapan kita semua menuju ke sana ya, semuanya persiapan menuju ke sana. Dan insyaallah ya nanti sesuai jadwal, ya kita harapkan wilayah, cabang, bener-bener memiliki usulan-usulan ya yang bisa dibahas lebih lanjut," ucapnya.

Diketahui PBNU telah resmi memutuskan perhelatan muktamar ke-35 akan digelar pada 1-5 Agustus 2026. Sementara Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) untuk menyiapkan materi yang akan dibawa ke muktamar, akan dilaksanakan pada bulan Juni.

"Muktamar NU insyaallah akan dilaksanakan pada tanggal 1 sampai 5 Agustus 2026," ujar Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam keterangannya, Kamis (7/5).

Adapun keputusan tentang lokasi muktamar hingga kini masih belum diputuskan. Gus Ipul menjelaskan sudah ada beberapa daerah yang mengusulkan siap menjadi tuan rumah, seperti NTB, Sumatera Barat, dan Jawa Timur. Namun semua usulan masih digodok untuk menghasilkan keputusan terbaik.

Sementara itu, hal terkait kepanitiaan sudah disusun lengkap dan telah diserahkan ke Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. Dengan demikian tinggal menunggu diterbitkan surat keputusan.

Kemudian, materi yang akan dibawa ke arena muktamar akan digodok di forum Munas Alim Ulama dan Konbes. "Nah, hasil dari Munas dan Konbes itu akan dijadikan materi dalam muktamar," jelasnya.

Simak juga Video: Alasan Mubes Warga NU Minta Muktamar ke-35 Dipercepat

(ial/gbr)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |