Duka ASN Bogor Jatuh dari Jembatan Curam ke Cisadane Saat Pulang Kerja

3 hours ago 2
Bogor -

Dukacita menyelimuti Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan keluarga Bayu Zulkarnain, ASN yang hanyut di Sungai Cisadane. Bayu diduga jatuh dari jembatan curam di atas Sungai Cisadane saat pulang kerja.

Dirangkum detikcom, Sabtu (15/8/2026), peristiwa itu terjadi pada Kamis (13/8) sekitar pukul 19.00 WIB di Cipaku, Bogor Selatan. Saat itu, korban melintasi jembatan di atas Sungai Cisadane sepulang kerja.

"Pulang kerja. Kebetulan pegawai ASN Pemkot Bogor di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, saat dihubungi detikcom, Jumat (14/8).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban diduga terjatuh saat melewati jembatan curam. Jembatan ini juga kerap dilintasi korban sehari-hari.

"Ya, kalau kronologinya ini kan kalau dilihat kan memang jembatan jalur motor ya, memang turunannya ini agak cukup curam. Posisinya cuma kan sehari-hari memang beliau pulang perginya memang melalui jalur jembatan ini," ucapnya.

Tiko menduga karena turunan curam tersebut, korban terjatuh ke sungai. Dugaan dikuatkan dengan kondisi motor tergeletak di atas jembatan, juga tas korban yang mengambang di sungai.

"Motornya ditemukan di atas tergeletak, terus helm dan tasnya itu ada di muka air sekitar 100 meter dari dugaan titik jatuh," ujarnya.

Hari ini, pencarian Bayu Zulkarnain, yang diduga terjatuh ke Sungai Cisadane, dilanjutkan. Petugas SAR gabungan telah melakukan pencarian sejak pagi tadi.

"Pagi ini dilakukan operasi SAR hari ketiga sudah dimulai," kata Dimas Tiko.

Pencarian hari ini dilakukan dengan metode penyelaman dan penyisiran sungai. Dimas Tiko mengatakan radius pencarian korban diperluas sejak hari pertama.

"Masih dengan melakukan upaya penyelaman dan penyisiran. Per kemarin dari titik 0 sampai sekitar 600 meter, hari ini diperpanjang," jelasnya.

Walkot Bogor Harap Korban Segera Ditemukan

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, turut prihatin atas peristiwa hanyutnya Bayu Zulkarnain yang diduga terjatuh ke Sungai Cisadane. Dia berharap korban bisa segera ditemukan.

"Kami prihatin atas peristiwa ini dan berharap saudara Bayu segera ditemukan," kata Dedie kepada detikcom, Sabtu (14/8/2026).

Dia menyebut berdasarkan laporan di lapangan hingga pukul 12.00 WIB siang ini, korban masih dalam pencarian. Petugas SAR gabungan tengah berjibaku mencari Bayu.

"Laporan Kalak BPBD menyampaikan bahwa tidak ada saksi mata di lokasi saat kejadian, motor dalam kondisi berada di atas jembatan yang terlindungi pagar besi, namun helm dan laptop ditemukan di area Sungai Cisadane," ucapnya.

(fas/wnv)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |