Desa di Agam Ini Terisolir Imbas Banjir, Butuh Obat untuk Korban Luka

1 month ago 22

Agam -

Tim SAR gabungan berharap segera adanya pengiriman bantuan logistik ke Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), via udara. Sebab, akses dari segala sisi ke lokasi bencana itu putus.

"Insyaallah, kita sudah berkomunikasi dengan pusat dan mudah-mudahan ada droping logistik buat para pengungsi dengan menggunakan helikopter," kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga (Kasi Ops) Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri di Kabupaten Agam, dilansir Antara, Jumat (28/11/2025).

Hingga saat ini Jorong (Dusun) Toboh, Nagari (desa) Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, masih terisolasi imbas putusnya akses jalan dari arah Kota Bukittinggi maupun dari Kabupaten Padang Pariaman, yang merupakan jalan utama menuju daerah itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain jalan dan jembatan yang terputus, longsor melanda beberapa ruas jalan sehingga mobilitas masyarakat dan kendaraan pembawa logistik tidak bisa masuk ke lokasi bencana. Saat ini petugas medis juga sangat membutuhkan bantuan obat-obatan serta dukungan tambahan petugas untuk mengobati korban luka-luka.

"Kami sangat berharap bantuan dan dukungan menyikapi akses jalan yang terputus terutama bantuan medis atau obat-obatan," harap Hendri.

Hendri khawatir apabila obat-obatan dan petugas medis tak kunjung dikirimkan, itu bisa memperburuk keadaan, terutama kelompok rentan, seperti lanjut usia, ibu hamil, dan menyusui serta anak-anak.

"Karena korban yang dievakuasi dan yang diungsikan itu banyak yang luka-luka. Kita mengkhawatirkan terjadinya infeksi pada korban yang telah diselamatkan," ucap dia.

Sementara itu, Koordinator Tim dari PMI Kabupaten Agam untuk pos banjir bandang Malalak, Sardan, mengatakan kebutuhan medis bagi korban terdampak bencana banjir bandang sangat mendesak.

"Masyarakat pengungsian sudah banyak yang sakit dan kami kekurangan tim medis," kata dia.

(idh/imk)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |