Jakarta, CNBC Indonesia - Ikan sapu-sapu selama ini identik sebagai hama di perairan Indonesia. Namun di sejumlah negara, ikan yang juga dikenal sebagai pleco ini justru dimanfaatkan sebagai bahan makanan oleh masyarakat lokal.
Berdasarkan berbagai studi perikanan dan laporan lingkungan, konsumsi ikan sapu-sapu memang ada, meski sifatnya terbatas dan bukan konsumsi utama secara global. Umumnya, ikan ini dimakan di wilayah asalnya atau daerah yang populasinya melimpah.
Berikut daftar negara dan wilayah yang diketahui mengonsumsi ikan sapu-sapu dirangkum dari berbagai sumber, Jumat (24/7/2026):
1. Brasil (Amazon)
Di kawasan Amazon, ikan sapu-sapu dikenal dengan nama acari. Masyarakat lokal mengonsumsinya sebagai bagian dari sumber protein, terutama di wilayah pedesaan yang dekat dengan sungai.
2. Peru
Di Peru, ikan ini juga ditemukan dalam konsumsi masyarakat sekitar Amazon. Biasanya diolah menjadi sup atau hidangan sederhana khas daerah setempat.
3. Venezuela
Beberapa wilayah di Venezuela memanfaatkan ikan sapu-sapu sebagai alternatif pangan, terutama karena ketersediaannya yang melimpah di perairan.
4. Kolombia
Di Kolombia, ikan ini dikenal sebagai carachama dan dikonsumsi dalam bentuk olahan tradisional, seperti sup dan hidangan berbumbu lokal.
5. Meksiko
Berbeda dengan Amerika Selatan, di Meksiko ikan sapu-sapu dikenal sebagai pez diablo atau "ikan iblis". Konsumsinya berkembang sebagai bagian dari upaya mengendalikan spesies invasif yang jumlahnya terus meningkat.
Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa konsumsi ikan sapu-sapu tidak selalu aman, terutama jika berasal dari perairan tercemar. Ikan ini dikenal mampu menyerap logam berat dari lingkungan, sehingga berisiko bagi kesehatan jika tidak diolah dengan benar atau berasal dari habitat yang tidak bersih.
Di banyak negara, ikan sapu-sapu lebih dikenal sebagai spesies invasif yang merusak ekosistem perairan. Sehingga pemanfaatannya sebagai bahan makanan sering kali lebih didorong oleh kebutuhan pengendalian populasi dibandingkan sebagai konsumsi utama.
Artikel selengkapnya >>> Klik di sini
(miq/miq)
Addsource on Google


















































