Bursa Asia Dibuka Bervariasi, Negosiasi AS-Iran Jadi Sorotan

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Asia bergerak bervariasi karena para investor masih terus memantau dan menimbang perkembangan negosiasi antara Amerik Serikat (AS) dan Iran. Para investor terus memantau sinyal-sinyal terbaru dari AS dan Iran.

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,49% setelah mencatatkan rekor tertinggi pada hari Senin, sementara indeks Topix naik 0,23%.

Lalu, indeks Kospi Korea Selatan naik 0,1%, sedangkan indeks Kosdaq yang mencakup saham-saham berkapitalisasi kecil turun 0,92%.

Sedangkan bursa saham Australia, indeks S&P/ASX 200 turun 0,58%.

Demikian pula, indeks berjangka Hang Seng Hong Kong berada di 25.875, lebih rendah dari penutupan terakhir indeks tersebut di 25.925,65.

Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan, Presiden AS Donald Trump dan tim keamanan nasionalnya pada telah membahas tawaran Iran yang dikabarkan untuk membuka kembali Selat Hormuz, dengan syarat AS mencabut blokade dan mengakhiri konflik.

Namun, masih belum jelas terkait Trump, yang telah menyatakan bahwa pencabutan sanksi hanya akan dilakukan setelah kesepakatan 100% selesai, dan bersedia mempertimbangkan proposal tersebut sebagai jalan menuju de-eskalasi dalam konflik yang telah berlangsung selama dua bulan.

"Saya akan mengonfirmasi bahwa presiden telah bertemu dengan tim keamanan nasionalnya pagi ini," kata Leavitt dalam konferensi pers, mengutip CNBC Indonesia, Selasa (28/4/2026).

Kontrak berjangka AS sedikit naik, dengan kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average naik 0,12%, atau 57 poin. Kontrak berjangka S&P 500 naik 0,14%, sementara kontrak berjangka Nasdaq 100 naik 0,15%.

Semalam di AS, S&P 500 dan Nasdaq Composite naik ke rekor tertinggi baru, namun kenaikan terbatas karena pembicaraan damai Iran yang terhenti dan eskalasi baru di Selat Hormuz mendorong harga minyak naik.

Indeks pasar luas naik 0,12% dan ditutup pada level rekor 7.173,91. Nasdaq Composite naik 0,20% dan mencatatkan rekor penutupan di 24.887,10. Kedua indeks tersebut juga mencapai rekor tertinggi sepanjang masa dalam sesi tersebut. Dow Jones Industrial Average turun 62,92 poin, atau 0,13%, dan ditutup di 49.167,79.

(mkh/mkh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |