Bendung Karet Pati Mengering, Bau Bangkai Ribuan Ikan Resahkan Warga

2 weeks ago 11

Jakarta -

Bendung Karet Sungai Juana di Desa Tondomulyo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengalami kekeringan hingga menyebabkan ribuan ikan terdampar dan mati. Bau menyengat bangkai ikan pun membuat warga di sekitar lokasi terganggu.

Dilansir detikJateng, surutnya air Bendung Karet Sungai Juana sudah berlangsung selama sebulan terakhir hingga benar-benar mengering dalam sepekan ini akibat terkuras untuk pengairan sawah. Fenomena surutnya air sungai berujung pada kematian massal ekosistem air, terutama populasi ikan sapu-sapu.

Ikan-ikan mati mulai membusuk di bawah sengatan matahari dan menimbulkan bau bangkai yang menyengat di sepanjang alur sungai. Kondisi ini dikeluhkan oleh salah satu warga Desa Tondomulyo, Ari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini sudah seminggu kering, tapi surut itu sudah 1 bulan. Karena airnya habis untuk pengairan sawah petani," kata Ari saat ditemui di lokasi, Rabu (2/8/2026).

Ari mengatakan petani di sekitar bendung pun khawatir akan gagal panen jika air tidak mengalir. Tak hanya ancaman gagal panen, Ari juga khawatir dengan bau bangkai dari ikan yang mati.

Dia menyebut ada ribuan ikan jenis sapu-sapu yang terdampar akhirnya mati. Bau menyengat hingga ribuan lalat mulai membuat resah warga saat datang ke Bendung Karet Sungai Juana.

"Terus ya bau menyengat kalau dekat mengganggu setelah banyak ikan pada mati. Kalau ke permukiman warga nggak sampai," ucapnya.

Simak selengkapnya di sini.

Lihat Video 'Bendung Karet Sungai Juana Pati Kering, Ribuan Ikan Terdampar':

(fas/idh)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |