Begini Kondisi 3 WNI Terjebak di 'Persembunyian Dajjal' Saat Saudi Serang Yaman

21 hours ago 4
Jakarta -

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengungkap ada tiga warga negara Indonesia (WNI) yang terjebak di Pulau Socotra, Yaman, saat pasukan koalisi dipimpin Arab Saudi menyerang separatis Yaman. Kemlu menyebut ketiganya dalam kondisi aman.

"Berdasarkan pemantauan terakhir, bahkan tadi pagi kami masih berkomunikasi, seluruh WNI berada dalam keadaan baik, sehat, dan aman," ujar Plt Direktur Perlindungan WNI Kemlu Heni Hamidah di gedung Kemlu, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pulau Socotra sendiri sering disebut-sebut sebagai tempat persembunyian dajjal. Heni menjelaskan ketiga WNI akan diterbangkan ke luar Yaman mulai hari ini. Heni menyebut penerbangan dari Yaman telah dibuka sejak Rabu (7/1) kemarin.

"Nah, kemudian mulai kemarin tanggal 7 Januari penerbangan sudah mulai dibuka dan pada penerbangan pertama yaitu maskapai Yemenia Airways, ketiga WNI tersebut belum ikut terangkut meskipun sebetulnya namanya sudah dimasukkan oleh pihak travel dan telah diupayakan oleh perwakilan RI. Nah rencananya pada hari ini nanti jam 1 siang dan juga besok ada penerbangan ke Jeddah, dan perwakilan kita di Muscat maupun Abu Dhabi tengah mendorong agar ketiga WNI tersebut bisa ikut," kata Heni.

Heni mengatakan tiga WNI tersebut terjebak di Pulau Socotra sejak Sabtu (3/1). WNI tersebut terjebak karena ditutupnya wilayah udara di Yaman oleh Pemerintah Arab Saudi saat serangan militer koalisi Saudi.

"KBRI Muscat telah menerima informasi dari Satgas Perlindungan WNI di Yanan bahwa ada tiga orang WNI yang mengalami kondisi stranded di Socotra, Yaman, pada 3 Januari lalu. Nah, mereka terjebak di Socotra akibat wilayah udara di Yaman ditutup oleh Pemerintah Saudi pada saat serangan militer ke Pelabuhan Mukalla, Yaman, pada tanggal 30 Desember lalu," ujarnya.

"Dan para WNI ini tidak dapat keluar dari Socotra karena tidak ada penerbangan yang beroperasi. Ke-tiga WNI tersebut masuk ke Socotra melalui jasa operator wisata Tour Socotra yang berbasis di Uni Emirat Arab," sambungnya.

(haf/haf)


Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |