Baru Sebatas Regulasi, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Presiden ke-13 RI sekaligus Ketua Penasihat CSED INDEF KH Ma'ruf Amin mengungkapkan ekonomi syariah belum menjadi budaya seutuhnya di tanah air, melainkan baru hadir sebatas sistem dan regulasi. Dia menilai belum ada kesadaran penuh dalam institusi yang berkontribusi pada ekonomi syariah.

"Perjuangan ekonomi syariah memiliki dua agenda besar. Pertama memasyarakatkan ekonomi syariah agar dikenal dan diakses seluruh masyarakat. Kedua, mensyariahkan ekonomi masyarakat yang benar-benar mencerminkan nilai keadilan amanah kemaslahatan," ungkap Ma'ruf dalam Sarasehan 99 Ekonom Syariah Indonesia 2026 bertema "Pengarusutamaan Ekonomi Syariah Sebagai Pilar Baru Pertumbuhan Ekonomi Nasional" di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026).

"Agenda pertama yaitu memasyarakatkan ekonomi syariah, jadi 25 tahun yang lalu ada gerakan yang kita sebut gerakan ekonomi syariah. Agendanya memasyarakatkan ekonomi syariah, mensyariahkan ekonomi masyarakat," lanjutnya.

Sementara agenda kedua, yakni mensyariahkan ekonomi masyarakat, masih memerlukan perjuangan lebih keras karena pangsa pasarnya baru mencapai 30-40%. Ma'ruf mengatakan ekonomi syariah seharusnya bisa mencapai pangsa pasar hingga 75%.

"Penting untuk disuarakan bahwa ekonomi syariah bukan sekedar program, melainkan juga sejarah dan jalan keadilan, jalan keberkahan. Indonesia memiliki semua syarat yang kita butuhkan," ungkapnya.

(rah/rah)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |