Ban motor ini makin diminati karena harganya murah meriah. Ini penampakannya.
Seorang pekerja menyelesaikan pengerikan ulang ban motor bekas (Vulkanisir) di Kawasan Beji, Depok, Jawa Barat, Selasa (11/8/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Penggunaan ban bekas vulkanisir pada sepeda motor semakin marak di Indonesia. Hal ini terutama disebabkan oleh harganya yang lebih terjangkau dibandingkan ban baru, sehingga menjadi pilihan bagi banyak pengendara dengan anggaran terbatas. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Namun, di balik harga murah tersebut, terdapat sejumlah risiko yang perlu diperhatikan. Ban vulkanisir memiliki daya tahan dan kualitas yang tidak selalu sebanding dengan ban baru, sehingga dapat mempengaruhi keselamatan berkendara jika tidak dipilih dan dirawat dengan benar. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Ban motor bekas yang kondisinya tidak berlubang dan masih tebal masih bisa di jual kembali dengan mengukir ulang ulir ban. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Sebelum dijual, ban motor bekas terlebih dahulu divulkanisir dengan memperbaiki ulir yang telah aus. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)


















































