Ahli Temukan Kuburan Massal Bawah Laut, Ada 150 Bangkai Kapal

3 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah penemuan arkeologi bawah laut yang mencengangkan terjadi di perairan Teluk Gibraltar. Tim peneliti internasional berhasil mengidentifikasi lebih dari 150 situs arkeologi bawah air, termasuk lebih dari 130 bangkai kapal yang berasal dari berbagai periode sejarah, mulai abad ke-5 sebelum Masehi hingga era Perang Dunia II.

Penemuan tersebut mengungkap tabir sejarah maritim selama berabad-abad yang selama ini tersembunyi di bawah salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.

Mengutip Euro News, para arkeolog Spanyol menyebut kawasan itu sebagai "kuburan kapal" bawah laut yang menyimpan jejak aktivitas perdagangan, peperangan, dan pelayaran lintas peradaban selama lebih dari dua milenium.

Dengan menggunakan survei penyelaman dan pemetaan bawah laut, para peneliti dari Universitas Cádiz telah menjelajahi perairan di sekitar Selat Gibraltar, persimpangan maritim strategis yang menghubungkan Mediterania dan Atlantik.

Penemuan tersebut mencakup kapal-kapal dari periode Punik, Romawi, abad pertengahan, dan awal modern, yang menawarkan catatan unik tentang perdagangan, migrasi, dan konflik selama lebih dari dua milenium atau 2.000 tahun.

Para peneliti mengatakan beberapa area di teluk tersebut berisi kumpulan bangkai kapal dari berbagai era sejarah. Mereka percaya bahwa dasar laut mungkin masih menyembunyikan sebanyak 2.000 kapal yang tenggelam.

Alih-alih memulihkan artefak, pihak berwenang kini tengah mempertimbangkan untuk membuat replika digital berbasis data 3D dari situs-situs tersebut agar dapat dinikmati oleh masyarakat luas dan komunitas ilmiah global tanpa harus mengganggu ekosistem serta kelestarian situs aslinya.

Penemuan monumental ini sekaligus memberikan peluang besar bagi para sejarawan dan arkeolog untuk memahami perkembangan perdagangan maritim, teknologi pelayaran dan hubungan antarperadaban yang pernah melintasi Selat Gibraltar. Serta bagaimana Teluk Gibraltar membentuk dunia modern saat ini.

(hsy/hsy)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |