8 Kejadian Listrik Padam Terparah dalam Sejarah Dunia, Picu Kerusuhan

3 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Kejadian listrik padam atau blackout beberapa kali mengguncang dunia. Sejumlah negara pernah mengalami pemadaman listrik massal yang berubah menjadi bencana nasional dan melumpuhkan aktivitas jutaan warga.

Salah satu kejadian listrik padam yang paling dramatis terjadi di India pada Juli 2012. Saat itu, lebih dari 700 juta penduduk-sekitar 10% populasi dunia kala itu-hidup tanpa aliran listrik selama dua hari.

Pemadaman raksasa tersebut dipicu kelebihan beban jaringan listrik serta lemahnya sistem proteksi nasional. Dampaknya meluas, mulai dari transportasi lumpuh, rumah sakit terganggu, hingga layanan air bersih ikut kacau.


Berikut beberapa blackout atau kejadian listrik padam terparah dalam sejarah di luar Indonesia:

1. India (30-31 Juli 2012)
Salah satu kejadian paling dramatis terjadi di India pada Juli 2012, saat lebih dari 700 juta penduduk - sekitar 10% populasi dunia kala itu - hidup tanpa aliran listrik selama dua hari.

Pemadaman ini dipicu oleh kelebihan beban jaringan dan lemahnya sistem proteksi nasional, menyebabkan kekacauan di transportasi, rumah sakit, hingga layanan air bersih.

2.India (2 Januari 2001)
Sebelumnya, India juga pernah mengalami kejadian serupa pada tahun 2001, saat 230 juta orang terdampak akibat kegagalan sistem di Uttar Pradesh. Gangguan ini menghambat sektor industri dan layanan umum, menunjukkan betapa rentannya infrastruktur energi saat itu.

3.. Amerika Serikat Timur Laut dan Kanada (14-15 Agustus 2003)
Di belahan dunia lain, Amerika Serikat dan Kanada juga pernah mengalami Northeast Blackout pada Agustus 2003.

Sebuah kesalahan teknis di Ohio merambat cepat, memadamkan listrik bagi 50 juta orang. Gangguan ini mengakibatkan kerugian ekonomi mencapai miliaran dolar serta memperlihatkan lemahnya ketahanan sistem listrik regional.

4. Italia (8 September 2003)
Italia pun tidak luput. Pada September 2003, seluruh negara itu mengalami pemadaman akibat gangguan jaringan dari Swiss, memaksa jutaan warga menghadapi kekacauan lalu lintas dan layanan publik terhenti total.

5.Brasil dan Paraguay (10 November 2009)
Di Amerika Selatan, kegagalan di Pembangkit Listrik Tenaga Air Itaipu menyebabkan Brasil dan Paraguay mengalami blackout besar pada tahun 2009, memengaruhi hingga 70 juta jiwa.

6. Brasil (11 Maret 1999)
Pada tahun 1999, Brasil mengalami pemadaman listrik terburuk. Pemadaman dimulai pada 11 Maret dan membuat masyarakat hidup tanpa listrik selama hampir 103 hari. Di São Paulo, terowongan kota ditutup untuk mencegah perampokan. Lebih dari 60.000 orang berada di dalam kereta bawah tanah Rio ketika lampu padam.

7. Auckland (19 Februari 1998)
Dalam salah satu pemadaman listrik terburuk dalam sejarah, warga Auckland mengalami pemadaman selama lima minggu akibat kerusakan pada kabel bawah tanah utama.

Pemadaman ini dimulai pada 19 Februari dan menyebabkan hampir 6.000 orang hidup tanpa listrik. Banyak orang pindah ke bagian lain kota untuk mencari tempat tinggal alternatif.

Banyak perusahaan mengizinkan karyawannya bekerja dari rumah atau memindahkan kantor mereka ke pinggiran kota. Generator didatangkan dari seluruh negeri untuk menyuplai layanan penting dan beberapa bisnis.

8. New York (13 Juli 1977)
Sering disebut sebagai kota yang tak pernah tidur, New York telah mengalami beberapa pemadaman listrik berskala besar. Pada 13 Juli 1977, sekitar 9 juta penduduk New York kehilangan aliran listrik selama hampir 24 jam.

Kejadian ini juga memicu penjarahan, perampokan, dan vandalisme. Sebagian besar stasiun TV tetap tidak mengudara keesokan harinya, kecuali beberapa yang menggunakan generator berbahan bakar diesel dan hanya menyiarkan siaran untuk waktu singkat.

Salah satu kejadian listrik padam terparah terakhir terjadi pada April 2025.

Spanyol dan Portugal sempat dihantam blackout besar-besaran pada April 2025 menjadikannya salah satu krisis kelistrikan paling serius yang pernah melanda kawasan Iberia.

Pemadaman massal tersebut melumpuhkan berbagai aktivitas vital, mulai dari jaringan kereta api, layanan metro, lampu lalu lintas, ATM, sambungan telepon, hingga akses internet.

Dalam pernyataan resmi Senin malam, pemerintah Spanyol menegaskan fokus utama saat ini adalah memulihkan pasokan listrik ke seluruh wilayah pada Selasa. Otoritas menyebut sekitar 50% kebutuhan listrik nasional telah berhasil dipulihkan dalam beberapa jam pertama penanganan.

Sementara itu, operator energi Portugal REN menyatakan gangguan dipicu fenomena atmosfer langka yang memicu variasi suhu ekstrem dan mengganggu stabilitas jaringan listrik tegangan tinggi.

(mae/mae)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |