5.000 Peserta dari 26 Provinsi Meriahkan Soekarno Run di Banyuwangi

4 hours ago 2

Jakarta -

Pelaksanaan Soekarno Run di Banyuwangi diikuti hampir 5.000 peserta dari 26 provinsi di Indonesia. Ajang olahraga yang memperebutkan total hadiah Rp 1 miliar tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga.

Tak hanya itu, ajang ini juga sekaligus mengenang dan meneladani semangat perjuangan Presiden pertama sekaligus Proklamator Kemerdekaan RI, Ir. Soekarno (Bung Karno).

Soekarno Run menghadirkan sejumlah kategori lomba, mulai dari 21 kilometer atau half marathon, 10 kilometer, 5 kilometer, hingga 3 kilometer. Selain kategori umum, panitia juga menyediakan kategori khusus pelajar serta kategori master.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua DPD PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan Soekarno Run tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga. Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mengajak generasi muda membangun kebiasaan hidup sehat, aktif, dan memiliki semangat pantang menyerah.

"Anak-anak muda harus kita ajak untuk hidup sehat, aktif, dan produktif. Melalui olahraga, kita ingin menanamkan semangat disiplin, kerja keras, dan pantang menyerah," kata Said dalam keterangan tertulis, Minggu (20/9/2026).

Menurut Said, nilai-nilai tersebut memiliki keterkaitan dengan semangat perjuangan Bung Karno. Karena itu, Soekarno Run diharapkan tidak hanya melahirkan masyarakat yang semakin aktif berolahraga, tetapi juga generasi muda yang mengenal gagasan dan keteladanan perjuangan Presiden Soekarno.

"Semangat Bung Karno adalah semangat untuk terus berjuang, tidak mudah menyerah, dan membangun bangsa. Semangat itu harus terus diwariskan kepada generasi muda dengan cara yang relevan dengan zaman mereka, salah satunya melalui ajang Soekarno Run ini," ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat sejak rangkaian kegiatan dimulai. Ribuan peserta dari berbagai daerah berbaur mengikuti lomba sesuai kategori masing-masing. Kehadiran peserta dari 26 provinsi sekaligus menunjukkan bahwa Soekarno Run memiliki daya tarik lintas daerah.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, serta sejumlah kepala daerah lainnya.

Kehadiran para tokoh tersebut turut menambah semarak pelaksanaan Soekarno Run. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan dan membangun budaya hidup aktif di tengah masyarakat.

"Dengan kategori yang menjangkau berbagai kelompok usia, mulai pelajar hingga peserta master dan umum, Soekarno Run dirancang sebagai kegiatan yang dapat diikuti masyarakat secara luas," imbuh Said.

Said menegaskan bahwa olahraga harus menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, terutama generasi muda. Menurutnya, budaya hidup sehat perlu dibangun melalui kegiatan yang menyenangkan, kompetitif, sekaligus memiliki nilai kebangsaan.

"Harapannya, semakin banyak anak muda yang menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Sehat badannya, kuat semangatnya, dan tetap memiliki kecintaan kepada bangsa," tutup Said.

(anl/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |