Jakarta -
Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Patriot Garda Indonesia. Sebanyak 13 warga binaan atau narapidana (napi) mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan strata 1 ilmu teologi.
Kesempatan napi untuk memperdalam ilmu Alkitab ini adalah bagian dari perjanjian kerja sama Lapas Narkotik Jakarta dengan Patriot Garda Indonesia. Adapun isi perjanjian meliputi kegiatan pembinaan kepribadian, kerohanian Kristen, kesehatan mental, dan kesehatan jasmani bagi napi.
"Pembinaan bukan hanya tentang menjalani masa pidana, tetapi bagaimana kita memberikan bekal pengetahuan, penguatan spiritual, kesehatan mental, dan jasmani agar Warga Binaan memiliki kesiapan untuk kembali ke masyarakat," ujar Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Aliandra Harahap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya perkuliahan ilmu teologi, lewat MoU ini 23 napi juga berkesempatan Sekolah Alkitab Bersertifikat. Selain itu, mereka mendapat fasilitas konseling mental serta pembinaan kesehatan jasmani.
"Melalui kerja sama ini, Lapas Narkotika Jakarta berharap program pembinaan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata dalam membentuk pribadi warga binaan yang lebih baik, mandiri, dan siap menjalani kehidupan setelah kembali ke tengah masyarakat," harap Aliandra.
Diketahui Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto kerap bicara soal pembinaan berbasis pengembangan keterampilan dan wawasan napi. Sehingga kelak para napi memiliki bekal untuk melanjutkan hidup di tengah masyarakat usai masa pidananya selesai.
"Urusan penghukuman dilaksanakan oleh teman-teman APH dari mulai kepolisian, kejaksaan, teman-teman dari KPK, kementerian/lembaga yang memiliki kewenangan penyidikan. Tapi setelah seseorang mendapatkan kekuatan hukum yang tetap atas hukuman yang mereka terima, selanjutnya tugas kita untuk mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat," ujar Menteri Agus, mengutip situs Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kemenimipas pada Jumat (16/1) lalu.
Lihat juga Video Ratusan Siswa Dapat Beasiswa Kuliah di LN, ke Negara Mana Saja?
(aud/whn)

















































