Video: Jurus Eksportir Udang Amankan Pembeli AS dan Eropa Saat Perang

4 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia- Presiden Direktur Dharma Samudera Fishing Industries, Ewijaya mengungkapkan sejumlah strategi pengusaha dalam menghadapi dampak perang Timur Tengah ke industri pengolahan perikanan nasional.

Saat ini, kenaikan harga minyak mentah dunia akibat perang telah mengerek biaya logistik hingga 30% serta berdampak pada kenaikan harga BBM yang membuat harga ikan dari nelayan akan ikut terkerek.

Di tengah gejolak global saat ini, DSFI fokus untuk menjaga kepercayaan pasar utamanya dari Amerika Serikat dan Uni Eropa terkait kualitas produk yang bersertifikasi internasional. Selain itu pengusaha terus berkomunikasi dengan konsumen terhadap perkembangan pasar sehingga dapat menjaga ekspektasi terhadap produk perikanan RI.

Di sisi lain eksportir perikanan juga terus mendukung produksi dan pengolahan produk perikanan berkelanjutan yang salah satunya melalui penggunaan energi bersih dalam proses produksi.

Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Presiden Direktur PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI), Ewijaya dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 11/05/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |