Update Kebakaran Mal di Tengah Kota, Korban Jiwa Terus Bertambah

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Operasi pencarian di lokasi kebakaran pusat perbelanjaan Gul Plaza di Karachi kembali menemukan puluhan korban jiwa, setelah petugas pemadam kebakaran Pakistan mengevakuasi hingga 25 jenazah dari puing-puing gedung yang hangus, sehingga jumlah korban tewas diperkirakan sekitar 50 orang.

Petugas pada Rabu melanjutkan penyisiran di sisa-sisa bangunan pusat belanja terbesar di kota pelabuhan itu, yang terbakar hebat sejak Sabtu malam. Kebakaran tersebut dengan cepat melalap seluruh kompleks Gul Plaza yang memiliki sekitar 1.200 toko milik keluarga, terkenal sebagai pusat penjualan busana pernikahan, mainan, peralatan rumah tangga, hingga berbagai barang kebutuhan lainnya.

Wakil Komisaris Karachi, Javed Nabi Khoso, mengatakan tim penyelamat menemukan puluhan jenazah dalam kondisi sulit dikenali.

"Kami telah menemukan 20 hingga 25 jenazah, atau bisa disebut sisa-sisa tubuh," kata Khoso, dilansir Reuters, Kamis (22/1/2026).

Ia menambahkan seluruh jenazah telah dibawa ke rumah sakit untuk proses pencocokan DNA.

Khoso juga mengakui bahwa sulit memastikan angka korban secara pasti karena kondisi tubuh yang rusak parah akibat api. Hingga Selasa, jumlah korban tewas tercatat 29 orang, namun angka tersebut dipastikan meningkat seiring ditemukannya korban tambahan.

Di sekitar lokasi kejadian, sejumlah warga dan keluarga korban terlihat menyalakan lilin sebagai bentuk penghormatan. Beberapa di antaranya membawa foto orang-orang yang diduga menjadi korban dalam kebakaran tersebut.

Petugas pemadam kebakaran terus berjuang menjinakkan api di dalam pusat perbelanjaan hingga Selasa. Saat api akhirnya berhasil dikendalikan, Gul Plaza nyaris tidak tersisa, berubah menjadi tumpukan abu dan puing bangunan.

Menurut data dari badan penyelamat milik pemerintah, total 84 orang telah dilaporkan hilang sejak kebakaran terjadi. Pihak kepolisian menyebut sebagian besar dari mereka dikhawatirkan meninggal dunia, sehingga jumlah korban tewas berpotensi terus bertambah.

"Itu seperti kiamat," ujar seorang pemilik toko bernama Rehmat Khan setelah melihat kondisi sisa bangunan. Ia mengatakan sekitar 18 hingga 20 orang berada di dalam tokonya saat kebakaran terjadi, termasuk enam karyawan.

"Semua orang itu hilang," kata Khan.

Kebakaran Gul Plaza menjadi yang paling mematikan di Karachi sejak insiden kebakaran di sebuah kawasan industri pada 2012, yang menewaskan lebih dari 260 orang dan menjadi salah satu tragedi terburuk dalam sejarah kota tersebut.

(luc/luc)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |