Tiba-Tiba Ada Transaksi Jumbo di Emiten Hapsoro

4 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia — Saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI) mencatat transaksi jumbo di harga Rp5.070 per saham pada perdagangan sesi 1, Selasa (11/8/2026).

Berdasarkan pantauan Running Trade Stockbit sekitar pukul 09.18-09.22 WIB, tercatat transaksi SINI sebanyak 1,5 juta lot atau setara 150 juta saham di harga Rp5.070 per saham.

Transaksi tersebut dilakukan dalam tiga kali transaksi, masing-masing sebanyak 600.000 lot, 600.000 lot, dan 300.000 lot.

Dengan harga transaksi Rp5.070 per saham, nilai keseluruhan transaksi tersebut mencapai sekitar Rp760,5 miliar.

Harga transaksi jumbo tersebut juga berada jauh di bawah harga pasar SINI yang pada saat tangkapan layar berada di level Rp7.000 per saham.

Dengan demikian, harga Rp5.070 tersebut sekitar 27,57% lebih rendah dibandingkan harga SINI di pasar reguler saat itu.

Sementara itu, pada perdagangan reguler, saham SINI terpantau berada di level Rp7.000 per saham atau turun 50 poin (-0,71%) per pukul 10.58 WIB.

Transaksi jumbo senilai Rp760,5 miliar ini menjadi perhatian mengingat volume 150 juta saham yang berpindah tangan dalam waktu singkat. Identitas broker pembeli dan penjual serta sifat transaksi tersebut belum terungkap hingga berita ini diturunkan.

Sebagai informasi, berdasarkan laporan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada akhir bulan Juni 2026, ada tiga beneficial owner SINI di tingkat individu, yakni Limas Ananto (16,17%), Hendrikus Yulidar Putra Karim (16,99%), dan Hapsoro (3,89%).

Adapun Petrosea (PTRO) tercatat sebagai pemegang saham terbesar SINI dengan 19,88% dan berstatus sebagai afiliasi pengendali. Kemudian PT Autum
Prima (pengendali) memegang 16,99%, PT Kreasi Jasa Persada 7,9%, Ever Grace International (pengendali) 7,48%, dan Batubara Development (pengendali) 6,2%.

(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |